Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Beda Nasib Saham Mukmin Ali Gunawan (PNBN) dan Grup Gokana (ENAK) Hari Ini

Duo emiten grup Mukmin Ali Gunawan masuk jajaran top gainers sedangkan grup Gokana (ENAK) di jajaran top losers.
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHS) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHS) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Duo emiten beda grup mencatatkan nasib berbeda pada perdagangan saham hari ini, Senin (20/2/2023), grup Mukmin Ali Gunawan, PT Bank Pan Indonesia Tbk. (PNBN) masuk jajaran top gainers mencatatkan kenaikan harga saham 9,12 persen, sedangkan grup Gokana, PT Champ Resto Indonesia Tbk. (ENAK) masuk jajaran top losers anjlok 6,78 persen.

Berdasarkan data statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), PNBN menduduki posisi kesembilan dalam jajaran top gainers menguat 9,12 persen ke level 1.555 dari posisi harga Rp1.425. Sementara itu, pemimpin top gainers diisi oleh emiten properti, PT Makmur Berkah Amanda Tbk. (AMAN) yang naik 24,67 persen ke harga Rp935.

Selanjutnya, ada HRT, PEGE, PNLF, SMKN, dan IBOS yang turut menguat masing-masing 20,18 persen, 16,87 persen, 14,58 persen, 10 persen, dan 10 persen.

Sementara itu, emiten resto Gokana dengan kode ENAK berada pada posisi ketujuh top losers dengan anjlok 6,78 persen ke harga 1.100. Sementara itu, emiten jasa industri PT Hoffmen Cleanindo Tbk. (KING) menjadi pemimpin top losers dengan melemah 9,43 persen dari Rp106 ke harga Rp96.

Adapun, emiten lain yang mengisi jajaran top losers di antaranya ISAP, PACK, KBLM, VAST, dan BSML yang masing-masing turun 8,89 persen, 7,62 persen, 6,98 persen, 6,93 persen, dan 6,86 persen.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,01 persen ke level 6.894,71 pada perdagangan Senin (20/2/2023). Pergerakan IHSG masih dipengaruhi sentimen setelah Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan. 

Berdasarkan data RTI pukul 15.01 WIB, IHSG melemah 0,99 poin dan sempat mencapai level tertinggi di 6.910 dan terendah di 6.863 sepanjang sesi. Sebanyak 203 saham menguat, 309 saham melemah, dan 208  saham di posisi yang sama dengan penutupan kemarin. 

Penurunan IHSG terutama disebabkan oleh melemahnya saham-saham di sektor teknologi. Sektor ini menutup perdagangan dengan koreksi sebesar 1,49 persen. Kemudian sektor energi melemah 0,59 persen dan industri turun 0,82 persen. 

Beberapa sektor yang menguat adalah infrastruktur sebesar 1,15 persen, finansial menguat 0,31 persen, dan konsumer non-cyclical melemah 0,70 persen. 

Di jajaran saham-saham berkapitalisasi besar, saham TLKM memimpin kenaikan dengan penguatan sebesar 1,60 persen ke Rp3.820. Selanjutnya UNVR dan BBCA menguat 0,67 persen dan 0,29 persen. Saham-saham big cap lainnya terpantau anjlok dengan koreksi terdalam pada GOTO sebesar 2,40 persen dan BYAN turun 1,48 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper