Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Tebar Dividen Interim Rp15,58 Triliun, Jangan Kelewat!

Cum dividen interim Bayan Resources (BYAN) di pasar reguler dan negosiasi pada 19 Desember 2022.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 09 Desember 2022  |  11:22 WIB
Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Tebar Dividen Interim Rp15,58 Triliun, Jangan Kelewat!
Aktivitas di pelabuhan PT Bayan Resources Tbk. Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten batu bara Low Tuck Kwong PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2022 senilai US$1 miliar. 

Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, pada Jumat (9/12/2022) direksi Perseroan telah memutuskan untuk membagikan dividen interim untuk periode tahun buku 2022 sebesar US$1 miliar atau Rp15,58 triliun (asumsi kurs Rp15.580).

Dengan jumlah tersebut, maka dividen per saham yang akan didapatkan adalah sebesar US$0,03 per saham. Pembagian dividen interim sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada tanggal 7 Desember 2022.

Untuk jadwalnya, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 19 Desember 2022. Selanjutnya, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 20 Desember 2022.

Kemudian, tanggal cum dividen pada pasar tunai ditetapkan pada 21 Desember 2022. Tanggal ex dividen di pasar tunai adalah pada 22 Desember 2022

Lebih lanjut, tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen atau recording date akan dilakukan pada 21 Desember 2022.

Sementara itu, pembayaran dividen interim tahun Buku 2022 ini dijalkan pada 5 Januari 2023.

Pembagian dividen interim ini didasari oleh kinerja keuangan per 30 September 2022 atau kuartal III tahun 2022. Sebagai informasi, BYAN mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$1,62 miliar pada kuartal III/2022.

Sedangkan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar US$2,26 miliar dan total ekuitas US$2,45 miliar.

Tahun ini, BYAN menargetkan pendapatan sebesar US$3,2 miliar sampai US$3,4 miliar, dengan volume produksi dan penjualan batu bara sekitar 37 juta sampai 39 juta metrik ton (MT).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bayan resources emiten baru Low Tuck Kwong dividen interim
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top