Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Live

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Pasar Menanti Pidato Ketua The Fed

Harga emas hari ini berpeluang dibeli menguji level resistance US$1.754 per troy ounce selama harga bertahan di atas level support US$1.746 per troy ounce.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 30 November 2022  |  15:39 WIB
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Pasar Menanti Pidato Ketua The Fed
Emas batangan 24 karat ukuran 1oz atau 1 ons, setara 28,34 gram. Harga emas mengalami pergerakan ekstrim pada pekan ini yang mana sempat turun ke level US1.800 per ons beberapa hari setelah memecahkan rekor harga tertinggi. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas acuan global hari ini berpotensi naik ditopang oleh sentimen melemahnya dolar AS.

Tim analis Monex Invetindo Future menilai, dolar AS berpeluang melemah di tengah prospek kebijakan moneter The Fed yang tidak seagresif sebelumnya pada masa mendatang. Selain itu, meredanya kekhawatiran pasar terhadap penyebaran virus Covid di Tiongkok juga dapat menopang harga emas.

“Harga emas hari ini berpeluang dibeli untuk menguji level resistance US$1.754 per troy ounce selama harga bertahan di atas level support US$1.746 per troy ounce,” tulis Monex, Rabu (30/11/2022).

Kendati demikian, lanjut Monex, jika harga emas mengalami penurunan lebih rendah dari level support tersebut, maka dapat memicu aksi jual terhadap harga emas sehingga menguji level support selanjutnya di US$1.743 per troy ounce.

Mengutip Bloomberg, Ketua Federal Reserve Jerome Powell diharapkan memperkuat ekspektasi Fed untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga pada bulan depan, sambil mengingatkan penduduk Amerika bahwa perjuangan Bank Sentral melawan inflasi akan berlangsung hingga 2023. Powell dijadwalkan berpidato pada Rabu waktu setempat.

Beberapa pembuat kebijakan The Fed menekankan minggu ini mereka akan menaikkan biaya pinjaman lebih lanjut, dengan seorang pejabat kunci mengatakan bahwa dia melihat kenaikan suku bunga menuju level yang agak lebih tinggi dari yang dia perkirakan.

Sementara dari China, protes masyarakat di negara itu mereda setelah pemerintah menurunkan pasukan polisinya. Protes masyarakat juga berujung pada pelonggaran kebijakan lockdown di sejumlah wilayah.

China juga merespons protes ini dengan mendorong program vaksinasi untuk masyarakat lanjut usia. Sentimen ini mendorong spekulasi pasar bahwa kebijakan zero covid di negara tersebut akan mulai dilonggarkan.

Untuk mencermati dinamika harga emas global, mari saksikan secara live di sini.

15:33 WIB

Emas spot menguat US$1.756

Emas spot melejit 0,37 persen atau 6,46 poin ke US$1.756,31 per troy ounce pada 15.27 WIB.

Adapun emas Comex kontrak Februari 2023 naik 0,35 persen atau 6,10 poin ke US$1.769,80 per troy ounce.  

12:23 WIB

Emas spot melejit 0,29 persen

Harga emas spot melejit 0,29 persen atau 5,13 poin ke US$1.754,98 per troy ounce pada 12.22 WIB. 

Sedangkan harga emas Comex kontrak Februari 2023 naik 0,26 persen atau 4,50 poin ke US$1.768,20 per troy ounce. 

10:41 WIB

Harga emas Comex naik 0,16 persen

Harga emas spot menguat 0,20 persen atau 3,57 poin ke US$1.753,42 per troy ounce pada 10.40 WIB.

Adapun emas Comex kontrak Februari 2023 naik 0,16 persen atau 2,90 poin ke US$1.766,60 per troy ounce. 

09:05 WIB

Emas spot dan Comex kompak naik

Emas spot menguat 0,15 persen atau 2,70 poin ke US$1.752,55 per troy ounce pada 09.04 WIB.

Sementara itu, emas Comex kontrak Februari 2023 naik 0,19 persen atau 3,40 poin ke US$1.767,10 per troy ounce.

Sumber : Bloomberg


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini harga emas comex logam mulia the fed

Sumber : Bloomberg

Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top