Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Austindo Nusantara (ANJT) Jadi Jawara Emiten Perkebunan dengan Risiko ESG Terendah

ANJT mendapatkan kategori risiko ESG yang rendah sebagai perusahaan dengan manajemen risiko ESG yang sangat kuat di sektor perkebunan.
Artha Adventy
Artha Adventy - Bisnis.com 29 November 2022  |  07:20 WIB
Austindo Nusantara (ANJT) Jadi Jawara Emiten Perkebunan dengan Risiko ESG Terendah
Aktivitas di perkebunan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT). Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) menerima hasil penilaian ESG Risk Rating yang dilakukan oleh Sustainalytics dengan nilai 18,3 atau masuk dalam kategori risiko rendah.

Emiten perkebunan ini menjadi jawara sebagai perusahaan dengan risiko ESG paling rendah dari 95 perusahaan pertanian dan peringkat ke-10 dari 601 perusahaan industri makanan global yang dinilai Sustainalytics.

Direktur Utama Austindo Nusantara Jaya Lucas Kurniawan mengatakan jika keberhasilan ANJT dapat diraih karena pelaksanaan ESG tercermin dalam nilai-nilai perusahaan sehingga tidak hanya menjadi tanggung jawab satu fungsi saja tetapi menjadi tanggung jawab setiap karyawan.

“Pencapaian rating Sustainalytics dan nilai SPOTT yang telah diterima oleh ANJ merupakan sebuah apresiasi dan penyemangat bagi kami untuk terus menjalankan komitmen dan inisiatif keberlanjutan kami secara konsisten,” kata Lucas dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Senin (28/11/2022).

Penilaian tahunan oleh Sustainability Policy Transparency Toolkit (SPOTT) pada Rbu (23/11/2022) lalu menunjukkan peningkatan skor emiten berkode saham ANJT sebesar 8.2 poin dibanding tahun 2021 menjadi 91.1 persen. Skor yang lebih tinggi ini mengindikasikan bahwa perusahaan secara relatif lebih transparan jika dibandingkan perusahaan lainnya dengan skor lebih rendah.

“Dengan penilaian tersebut ANJT mendapatkan peringkat pertama di antara perusahaan yang berkantor pusat di Indonesia dan peringkat ke-4 dari 100 produsen, pengolah dan pedagang minyak kelapa sawit secara global yang dinilai melalui platform penilaian SPOTT,” lanjutnya.

Sebelumnya, melalui dua anak perusahaannya, PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM) dan PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA), ANJ telah berhasil meraih dua penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2021. Hal ini menempatkan ANJ sebagai satu-satunya perusahaan sawit yang memperoleh penghargaan PROPER Emas.

Sebagai informasi ESG Risk Rating oleh Sustainalytics mengukur eksposur perusahaan terhadap risiko ESG yang material bagi tiap industri dan seberapa baik perusahaan mengelola risiko tersebut. Pemeringkatan ini memberikan ukuran kuantitatif yang dapat dibandingkan di semua industri.

Semakin rendah nilai pemeringkatan ESG Risk Rating, artinya semakin baik perusahaan dalam mengelola risiko terkait ESG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anjt ESG industri makanan dan minuman klhk
Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top