Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Hari Pertama Rights Issue, Adhi Karya (ADHI) Dapat Modal dari Negara Rp1,97 Triliun

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) mendapat penyertaan modal negara (PMN) dalam aksi rights issue untuk pengerjaan proyek strategis.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 31 Oktober 2022  |  07:50 WIB
Hari Pertama Rights Issue, Adhi Karya (ADHI) Dapat Modal dari Negara Rp1,97 Triliun
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) mendapat penyertaan modal negara (PMN) dalam aksi rights issue untuk pengerjaan proyek strategis. - JIBI/Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Hari pertama perdagangan rights issue, emiten BUMN karya, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) mencatatkan setoran modal pemerintah sebesar Rp1,97 triliun.

Emiten bersandi ADHI ini telah diterima secara penuh sebesar Rp1,97 triliun pada 28 Oktober 2022 di hari pertama perdagangan.

Corporate Secretary Adhi Karya Farid Budiyanto menjelaskan setoran modal ini menunjukan dukungan dan kepercayaan Pemerintah dalam rangka pengembangan bisnis ADHI khususnya untuk pembangunan proyek strategis nasional (PSN).

"Adapun, PSN yang dikerjakan ADHI antara lain Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, Proyek Tol Yogyakarta-Bawen, dan SPAM Karian-Serpong (Timur). Adapun proses perdagangan rights issue ADHI berlangsung mulai 28 Oktober hingga 8 November 2022," jelasnya dalam keterbukaan informasi, Senin (31/10/2022).

Selain pemerintah, diharapkan pemegang saham publik ADHI yang memiliki Hak untuk Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dapat melakukan penebusan haknya dengan rasio saham 10.000.000 : 19.780.000.

Apabila porsi publik terserap sepenuhnya, ADHI dapat memperoleh total dana dari rights issue sebesar Rp3,8 triliun yang pengunaannya selain pengembangan ketiga PSN, juga dipakai proyek Preservasi Jalan Lintas Timur Sumatera Selatan, Jalan Tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami, dan pengembangan bisnis berbasis lingkungan berupa Fasilitas Pengolahan Limbah Terpadu (FPLT) di Kawasan Industri Medan.

"Aksi korporasi rights issue ini seluruhnya digunakan untuk pengembangan bisnis sekaligus memperkuat struktur permodalan ADHI. Dengan begitu, pasca right issue ditargetkan akan terjadi peningkatan perolehan kontrak baru, memperbesar potensi recurring income dan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan," katanya.

Berdasarkan prospektus, berikut jadwal rights issue ADHI

• Perdagangan HMETD : 28 Oktober 2022 s.d 08 November 2022
• Pelaksanaan HMETD : 28 Oktober 2022 s.d 08 November 2022
• Akhir Pembayaran Pesanan Efek Tambahan : 10 November 2022
• Periode Penyerahan Efek : 01 November 2022 s.d 10 November 2022
• Penjatahan : 11 November 2022
• Pengembalian Kelebihan Uang Pesanan : 15 November 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adhi karya adhi pmn penyertaan modal negara rights issue BUMN
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top