Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PTPP Habiskan Rp814 Miliar di Proyek Pelabuhan Benoa

PTPP menghabiskan dana senilai Rp814 miliar untuk pengembangan Pelabuhan Benoa
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 20 Oktober 2022  |  14:08 WIB
PTPP Habiskan Rp814 Miliar di Proyek Pelabuhan Benoa
PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) tengah menggarap proyek nasional, Pelabuhan Benoa di Denpasar, Bali yang menelan dana hingga Rp814 miliar. - Bisnis/Mutiara Nabila
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR — PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) tengah menggarap proyek nasional, Pelabuhan Benoa di Denpasar, Bali yang menelan dana hingga Rp814 miliar.

Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Effendi menyebutkan dalam proyek ini, nilai kontrak yang dihabiskan PTPP mencapai total sekitar Rp814 miliar. 

Perinciannya, untuk proyek utama Pelabuhan Benoa Rp552,75 miliar dan provisi sebesar Rp30 miliar, serta Rp232 miliar untuk pengembangan lanjutan.

Site Engineering Manager PTPP Rizky Torang Surya Siagian menambahkan, proyek ini didanai dari Penyertaan Modal Negara (PMN). 

"Sumber dana didanai oleh PMN dan termin di paket ini di awal kami diberikan DP 20 persen, tapi harus selesai 100 persen terlebih dahulu, dan akan dibayarkan 70 persen setelah selesai. Kemudian 10 persen sisanya dibayarkan setelah peta laut selesai dikerjakan," paparnya saat Site Visit, Kamis (20/10/2022).

Project Manager Pelabuhan Benoa Setyo Budianto mengatakan, sejumlah progres selesai lebih cepat seperti pembangunan retaining wall dan penanganan kapal ikan eks asing.

"Penyelesaian saat ini 43,73 persen melebihi target kami di 43,28 persen, harapannya tahun depan sudah bisa selesai," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ptpp pelabuhan benoa BUMN pmn
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top