Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kota Podomoro Tenjo (APLN) Dapat Restu Tersambung dengan Stasiun Tigaraksa, Ini Detailnya

Pemerintah menyetujui pembangunan Stasiun Tigaraksa ekstensi oleh entitas PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN), Kota Podomoro Tenjo dengan tambahan fly over.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 16 Oktober 2022  |  15:08 WIB
Kota Podomoro Tenjo (APLN) Dapat Restu Tersambung dengan Stasiun Tigaraksa, Ini Detailnya
Ilustrasi satu rangkaian KRL Commuterline melintasi pembangunan rumah susun terintegrasi dengan sarana transportasi atau 'Transit Oriented Development' (TOD) di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memberikan akses pembangunan jembatan sepanjang 600 meter yang menghubungkan Stasiun Tigaraksa, Tangerang dengan kawasan transit oriented development (TOD) Kota Podomoro Tenjo yang dikembangkan PT Mitra Abadi Utama (MAU) anak usaha PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN).

Sandry Pasambuna, Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha KAI mengatakan bahwa kerja sama dilaksanakan untuk meningkatkan jangkauan serta layanan perkeretaapian khususnya commuterline.

"Melalui pembangunan ekstensi Stasiun Tigaraksa dan fly over Tenjo ini, diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor yang sehari-hari bepergian menggunakan commuter line," ujarnya melalui siaran pers, Minggu (16/10/2022).

Detailnya, anak usaha Agung Podomoro Land akan membangun Stasiun Tigaraksa ektensi yang berjarak 750 meter dari lokasi stasiun saat ini. Bagi penumpang, stasiun yang sudah ada saat ini dan ekstensinya akan dihubungkan dengan Pedestrian Skybridge sepanjang 600 meter. Bangunan Ekstensi Stasiun Tigaraksa tersebut juga akan terintegrasi dengan kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang dikembangkan Agung Podomoro Land.

Kawasan TOD milik APLN itu merupakan bagian dari Kota Podomoro Tenjo, yang saat ini tengah mempersiapkan pembangunan kawasan komersial maupun hunian. Dari total 15.000 unit hunian yang disiapkan, sebanyak 4.400 unit sudah dibeli dan siap diserahterimakan akhir 2022.

Di sisi lain, Stasiun Tigaraksa yang ada saat ini juga akan direvitalisasi. Cakupan perbaikan itu meliputi penataan ruang laktasi, ruang kesehatan, penambahan toilet, pelebaran musala, peremajaan bangunan, pembangunan jembatan penyebrangan, hingga penambahan area komersial stasiun.

Selain stasiun ekstensi, MAU akan menggarap pembangunan Flyover Tenjo. Jembatan flyover di Jl. Raya Tenjo akan dibangun dengan kerja sama antara MAU dan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Kemenhub untuk menghilangkan perlintasan sebidang kereta api dengan jalan raya.

Adanya flyover diharapkan bisa meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan raya, serta mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi di wilayah tersebut.

Berdasarkan catatan KAI, Stasiun Tigaraksa dan Stasiun Tenjo merupakan dua Stasiun yang melayani commuterline rute Tanah Abang, Serpong, hingga Rangkasbitung dengan rata-rata 215 perjalanan Commuter Line per hari. Pada tahun ini, volume pengguna KRL Stasiun Tigaraksa yaitu rata-rata 3.390 pelanggan per hari dan di Stasiun Tenjo yaitu rata-rata 2.420 pelanggan per hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl agung podomoro agung podomoro land
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top