Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Grup Saratoga Siap Masuk, Satu Direktur Mega Manunggal (MMLP) Undur Diri

Satu direksi PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP) undur diri jelang masuknya Grup Saratoga ke MMLP.
Satu direksi PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP) undur diri jelang masuknya Grup Saratoga ke MMLP. /mmproperty.com
Satu direksi PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP) undur diri jelang masuknya Grup Saratoga ke MMLP. /mmproperty.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP) mengumumkan telah menerima surat pengunduran diri Loa Siong Lie selaku Direktur perseroan.

Mengutip keterbukaan informasi, manajemen MMLP menyebut telah menerima surat pengunduran diri Loa Siong Lie tertanggal 11 Oktober 2022. Adapun MMLP akan memutuskan perihal permohonan pengunduran diri Loa Siong Lie paling lambat 90 hari setelah diterimanya permohonan.

"[Perseroan akan] menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memutuskan mengenai permohonan pengunduran diri Direksi dan Komisaris paling lambat 90 hari setelah diterimanya permohonan pengunduran diri tersebut," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi pada Rabu (12/10/2022).

Berdasarkan ketentuan Pasal 8 dan Pasal 9 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.33/2014, perseroan wajib menyampaikan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan laporan kepada OJK paling lambat 2 hari kerja setelah menerima surat pengunduran diri Direksi dan/atau Komisaris. Adapun penyelenggaraaan RUPS juga tertuang dalam beleid tersebut.

Lebih lanjut, MMLP berencana menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai informasi, PT Provident Investasi Bersama Tbk. (PALM), Entitas Grup Saratoga, telah menyiapkan pembelian saham MMLP sejumlah 100 juta saham atau mewakili 1,45 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh yang dimiliki oleh MMLP.

Direktur PALM Devin Antonio Ridwan menuturkan, proses pembelian saham MMLP telah memasuki penandatanganan conditional sales purchase agreement (CSPA). Salah satu persyaratan dalam CSPA tersebut adalah restu dari para pemegang saham PALM yang didapat dalam RUPSLB.

“Setelah RUPSLB ini, mungkin dalam 1 sampai 2 bulan kita akan closing perjanjiannya,” kata Devin dalam paparan publik perusahaan, Selasa (23/8/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper