Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BEI: 35 Perusahaan Antre IPO, Sambut Afiliasi BUMN Go Public

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut terdapat 35 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham perdana, termasuk afiliasi BUMN.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 28 September 2022  |  20:35 WIB
BEI: 35 Perusahaan Antre IPO, Sambut Afiliasi BUMN Go Public
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan sebanyak 35 perusahaan masuk dalam antrean penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) BEI.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, hingga 27 September 2022, terdapat 35 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Beberapa di antara calon perusahaan tercatat ini merupakan perusahaan afiliasi BUMN.

"Selain itu, dari 35 calon perusahaan tercatat dalam pipeline pencatatan saham, beberapa di antaranya bergerak pada sektor energi, teknologi, dan finansial yang menargetkan emisi lebih dari Rp1 triliun," kata Nyoman, Rabu (28/9/2022).

Meski demikian, Nyoman mengatakan pihaknya belum dapat menyebutkan nama-nama perusahaan dengan nilai emisi di atas Rp1 triliun tersebut, sebelum ada izin publikasi dari OJK.

Lebih lanjut, Nyoman menuturkan sebanyak 35 calon perusahaan tercatat ini berasal dari berbagai sektor. Rinciannya, 1 perusahaan dari sektor basic materials, 3 perusahaan dari sektor industrial, 4 perusahaan dari sektor transportasi & logistik, 3 perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, dan 6 perusahaan dari sektor consumer cyclicals.

Lalu, 5 perusahaan dari sektor teknologi, 6 perusahaan dari sektor healthcare, 3 perusahaan dari sektor energi, dua perusahaan dari sektor finansial, satu perusahaan dari sektor properties & real estate, serta satu perusahaan sektor infrastruktur.

"Berdasarkan jadwal yang disampaikan, dari 35 calon perusahaan tercatat yang berada dalam pipeline pencatatan saham, target pencatatannya adalah tahun ini," ucapnya.

Namun, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan adanya perusahaan yang memerlukan penyesuaian dokumen sehingga membutuhkan waktu atau bisa listing pada tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN bursa efek indonesia ipo
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top