Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Sepeda Listrik (SLIS) Digoreng Pasca BBM Naik, Begini Tanggapan Direksi

Direktur SLIS menilai tren kenaikan harga saham SLIS sebagai bagian dari pergeseran penilaian masyarakat terhadap kendaraan listrik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 September 2022  |  10:17 WIB
Saham Sepeda Listrik (SLIS) Digoreng Pasca BBM Naik, Begini Tanggapan Direksi
Sepeda listrik Selis Mandalika. Direktur SLIS menilai tren kenaikan harga saham SLIS sebagai bagian dari pergeseran penilaian masyarakat terhadap kendaraan listrik.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga saham produsen sepeda listrik, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) mengalami lonjakan tajam pasca kenaikan harga BBM. Manajemen menilai hal ini menegaskan terjadi pergeseran nilai kendaraan listrik.

Direktur Gaya Abadi Sempurna Wilson Teoh menilai tren kenaikan harga saham emiten berkode SLIS tersebut sebagai bagian dari pergeseran penilaian masyarakat terhadap kendaraan listrik.

"Dari sisi Bisnis, SLIS melihat kendaraan listrik saat ini tidak lagi dijadikan pilihan akhir melainkan menjadi pilihan utama dalam berkendara," jelasnya kepada Bisnis, Selasa (27/9/2022).

Sebagai pionir, merk Selis memberikan banyak pilihan tipe dan produk kendaraan listrik yang menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat untuk segala kalangan.

Pada perdagangan pagi ini, saham SLIS kembali terkena auto rejection bawah (ARB) turun 6,67 persen atau 28 poin ke harga 392. Kapitalisasi pasar pun turun menjadi Rp784 miliar.

Ini menjadi kali kedua pada pekan ini saham SLIS terkena ARB. Adapun, saham SLIS tiba-tiba meningkat tajam sejak pengumuman kenaikan harga BBM pada 3 September 2022. Harga saham SLIS ditutup pada harga 154 sebelum harga BBM meningkat, atau masih tumbuh 154,54 persen hingga harga ARB pada pagi ini.

Saham SLIS memang tengah menjadi buah bibir para trader saham karena harganya yang melejit sejak diumumkan kenaikan harga BBM.

Dalam sepekan kemarin, saham SLIS naik 86,5 persen, hingga Bursa Efek Indonesia (BEI) memilih melakukan suspensi dengan tujuan cooling down pada perdagangan Jumat (23/9/2022) akhir pekan lalu.

"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS), dalam rangka cooling down, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham SLIS, pada perdagangan tanggal 23 September 2022," ungkap surat yang ditandatangani Kepala Divisi pengawasan Transaksi BEI Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A, dikutip Jumat (23/9/2022).

Surat itu juga menyebutkan penghentian sementara perdagangan saham SLIS dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam pengambilan keputusan investasinya di saham produsen sepeda listrik Selis tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gaya Abadi Sempurna SLIS Kendaraan Listrik saham bursa efek indonesia
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top