Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pendapatan Tol Melejit, Jasa Marga (JSMR) Lanjutkan Ekspansi 6 Jalan Tol Baru

Beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan peningkatan mobilisasi masyarakat menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas Jasa Marga (JSMR).
Kendaraan melintas di dekat logo PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) di ruas tol Jakarta-Cikampek, Jakarta, Kamis (20/1/2022). Bisnis/Arief Hermawan P
Kendaraan melintas di dekat logo PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) di ruas tol Jakarta-Cikampek, Jakarta, Kamis (20/1/2022). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mencatatkan pendapatan jasa tol meningkat sepanjang Semester I/2022. JSMR juga terus meningkatkan portofolio bisnisnya dengan menyiapkan 6 jalan tol baru.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menjelaskan perseroan berhasil mencapai kinerja positif hingga semester I/2022 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp734,8 miliar selaras dengan normalisasi mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Kinerja 2022 mengalami peningkatan yang tercermin dari pencapaian pendapatan usaha sebesar Rp6,7 triliun atau tumbuh 17,9 persen yang merupakan kontribusi dari kinerja pendapatan tol sebesar Rp6,1 triliun atau naik 16,1 persen dan kinerja pendapatan usaha lain sebesar Rp576,8 miliar atau naik 40,6 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas perseroan.

"Tidak hanya itu, EBITDA JSMR mengalami pertumbuhan sebesar 21,3 persen seiring dengan peningkatan kinerja pendapatan tol pada semester I/2022. Begitu pun dengan realisasi EBITDA Margin mencapai 65,9 persen dengan beroperasinya sejumlah ruas tol baru dan upaya efisiensi yang dilakukan," terangnya, Senin (26/9/2022).

Saat ini Jasa Marga mengelola enam proyek jalan tol dalam tahap pembebasan lahan dan konstruksi yang ditargetkan selesai secara bertahap pada periode tahun 2022-2025.

Proyek-proyek tersebut yakni Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan untuk Paket III Sukabungah-Sadang dan Paket II Setu-Sukabungah, Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri untuk Seksi Kediri-Kertosono, Jalan Tol Bogor Ring Road untuk Seksi Simpang Semplak-Junction Salabenda, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi untuk Seksi Probolinggo-Besuki, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Jalan Tol Gedebage-Cilacap untuk Seksi Gedebage-Garut Utara.

Dengan sejumlah proyek pembangunan jalan tol yang sedang berjalan tersebut, Jasa Marga berkomitmen untuk berusaha seoptimal mungkin dalam mencapai target yang sudah ditetapkan dengan tetap mengendalikan aktivitas konstruksi jalan tol dengan membangun secara bertahap. JSMR juga berkomitmen memperhatikan kualitas hasil pekerjaan, keselamatan kerja, serta mengedepankan penggunaan produk-produk dalam negeri.

JSMR masih dapat mempertahankan market share jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia pada posisi 50 persen dengan berhasil menambah pengoperasian sepanjang 13,40 Km untuk Jalan Tol Manado-Bitung seksi Danowudu-Bitung.

Kemudian, penambahan konsesi jalan tol sepanjang 206,65 Km untuk Jalan Tol GedebageTasikmalaya-Cilacap di sepanjang tahun 2022. Dengan bertambahnya panjang jalan tol operasi dan konsesi jalan tol tersebut, hingga saat ini JSMR mengoperasikan total 1.260 Km jalan tol di Indonesia dari total konsesi jalan tol yang dimiliki Perseroan sepanjang 1.809 km.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper