Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Orang Terkaya Ketiga di Indonesia Lepas Rp6 Miliar Saham Batu Baranya

Orang terkaya ketiga di Indonesia Low Tuck Kwong dua kali divestasi saham batu bara Bayan Resurces (BYAN) sepanjang September 2022.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 22 September 2022  |  12:29 WIB
Orang Terkaya Ketiga di Indonesia Lepas Rp6 Miliar Saham Batu Baranya
Terminal Batu Bara Balikpapan. Terminal yang dikelola oleh PT Bayan Resources Tbk. merupakan salah satu terminal curah terbesar di Indonesia. - bayan.com.sg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Orang terkaya ketiga di Indonesia sekaligus Raja Batu Bara Dato’ Low Tuck Kwong melepas sejumlah sahamnya di perusahaan batu bara PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), transaksi divestasi kedua selama September 2022.

Low Tuck Kwong merupakan orang terkaya ketiga di Indonesia dengan harta US$9 miliar, menurut data Forbes Real Time Billionaires per Kamis (22/9/2022). Kwong hanya kalah dari Bos Grup Djarum, Michael dan Budi Hartono dengan kekayaan masing-masing US$22,3 miliar dan US$23,2 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi BYAN di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (21/9/2022), Low Tuck Kwong tercatat menjual sebanyak 203.500 saham dengan harga Rp30.000 per saham. Dengan penjualan ini, Low mengantongi Rp6,10 miliar.

Adapun, dari divestasi tersebut, kepemilikan sahamnya di BYAN masih 61 persen, tetapi turun dari 2.033.453.187 saham menjadi 2.033.249.687 saham.

Sebelumnya, Low Tuck Kwong juga melakukan divestasi saham BYAN pada 13 September 2022 sebanyak 400.000 saham dengan harga Rp10.000 per saham, atau meraup Rp4 miliar. Saat itu kepemilikan sahamnya turun dari 61.02 persen menjadi 61 persen.

Pada perdagangan Kamis (22/9/2022) pukul 11.30 WIB akhir sesi I, harga saham BYAN terpantau bergerak di zona hijau, naik 3,37 persen atau 2.200 poin ke Rp67.500. Dengan harga tersebut, saham BYAN juga menjadi saham dengan harga termahal di bursa Indonesia.

Sepanjang tahun ini, saham BYAN berhasil tumbuh 150 persen dan dalam setahun terakhir harganya melesat hingga 356,08 persen.

Adapun, berdasarkan kinerja keuangan, BYAN juga melaporkan laba bersih sebesar US$970,76 juta atau setara dengan Rp14,41 triliun pada semester I/2022. Laba bersih tesebut melesat 188 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar US$382,5 juta.

Laba bersih tersebut diraih dari peningkatan pendapatan hampir dua kali lipat dari US$1,02 miliar pada semester I/2021 menjadi US$2 miliar pada semester I/2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara Low Tuck Kwong transaksi saham orang terkaya bayan resources BYAN
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top