Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Anak Usaha Garuda Indonesia (GMFI) Bukukan Kerugian US$10,97 juta

Emiten grup maskapai Garuda, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) mampu menurunkan rugi bersih perusahaan pada semester I/2022.
Teknisi beraktivitas di dekat pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia, di Garuda Maintenance Facility AeroAsia, bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/3/2019)./Reuters-Willy Kurniawan
Teknisi beraktivitas di dekat pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia, di Garuda Maintenance Facility AeroAsia, bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/3/2019)./Reuters-Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten grup maskapai Garuda, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) mampu menurunkan rugi bersih perusahaan pada semester I/2022 meski pendapatan usaha perseroan mengalami penurunan.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2022 yang dikutip Kamis (15/9/2022), emiten bersandi saham GMFI ini mencatatkan penurunan pendapatan 16,2 persen menjadi US$95,8 juta dari US$114,32 juta.

Pendapatan usaha dari seluruh lini bisnis terpantau mengalami penurunan. Sektor dengan kontribusi penerimaan terbesar, jasa reparasi dan overhaul, tercatat menurun 14,6 persen menjadi US$68,24 juta. Selanjutnya, jasa perawatan terkoreksi dari US$25,25 juta menjadi US$19,12 juta, sementara operasi lainnya turun menjadi US$8,43 juta.

Seiring penurunan pendapatan tersebut, beban usaha GMFI juga menciut, dengan rincian beban pegawai turun menjadi US$952,65 juta dari US$48,52 juta per 2021. Beban material menurun dari US$28,71 juta menjadi US$22,51 juta pada 2022.

Beban subkontrak tercatat menurun dari US$25,62 juta menjadi US$21,51 juta. Sementara, beban penyusutan juga turun menjadi US$10,91 juta. Dengan begitu, rugi usaha perseroan menurun dari US$19,71 juta pada semester I/2021 menjadi US$6,15 juta pada paruh pertama tahun 2022.

Seiring dengan hal tersebut rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 60,02 persen dari US$27,44 juta pada 2021 menjadi US$10,97 juta pada 2022.

Adapun, jumlah aset GMFI terpantau menurun dari US$397,41 juta menjadi US$381,31 juta pada 2022. Di sisi lain, jumlah liabilitas perseroan juga menurun menjadi US$728,61 juta dari sebelumnya US$735,77 juta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper