Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selain Saham PTPP, Ini Emiten BUMN Karya yang Ngebut Sebulan Terakhir

Saham BUMN karya PTPP, ADHI, WIKA mendapat angin segar dari progres proyek IKN. Siapa yang melaju paling kencang sebulan terakhir?
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 11 September 2022  |  22:07 WIB
Selain Saham PTPP, Ini Emiten BUMN Karya yang Ngebut Sebulan Terakhir
Presiden Jokowi di lokasi Persemaian Mentawir, Kalimantan Timur, Rabu (22/6/2022) - Maria Y. Benyamin
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pergerakan saham emiten BUMN karya PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) kompak menanjak dalam sebulan terakhir. Siapa yang memberikan cuan terbesar?

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis.com Minggu (10/9/2022), saham PTPP menguat 5.24 persen dalam 1 bulan terakhir. Rapor itu mampu mengungguli saham WIKA yang menguat 5,08 persen sepanjang periode yang sama.

Kendati demikian, kenaikan harga terbesar di antara emiten BUMN karya dibukukan oleh saham ADHI dengan 7,28 persen. Sebaliknya, pergerakan saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) justru terkoreksi 0,92 persen.

Emiten BUMN karya turut mendapat angin segar dari kontrak 19 paket pekerjaan pembangunan infrastruktur IKN Nusantara Tahun Anggaran 2022 yang diteken oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Senin (29/8/2022).

Direktur Pengadaan Jasa Konstruksi Abdul Muis mengungkapkan telah mendapat alokasi anggaran sebesar Rp15,78 triliun untuk sejumlah penugasan. Dengan begitu, total anggaran Kementerian PUPR TA 2022 saat ini menjadi Rp116,37 triliun.

Abdul melanjutkan salah satu tambahan alokasi anggaran tersebut peruntukannya adalah untuk pembangunan infrastruktur dasar IKN Rp5,10 triliun.

Secara terperinci, dana itu untuk Ditjen Sumber Daya Air sebesar Rp110 miliar, Ditjen Bina Marga Rp2,11 triliun, Ditjen Cipta Karya Rp2,36 triliun, Ditjen Perumahan Rp480 miliar dan Ditjen Bina Konstruksi sebesar Rp40 miliar.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Senior Vice President Corporate Secretary PTPP Bakhtiyar Efendi menegaskan PTPP telah dan akan mengikuti semua lelang atau tender yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun BUMN.

Saat ini, PTPP menyasar dan mengikuti tender untuk proyek dalam sektor gedung dan infrastruktur. Dia menjelaskan PTPP telah memenangkan tender 2 ruas jalan tol bersama dengan  PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. (JKON).

Proyek tersebut yakni pembangunan jalan tol menuju IKN segmen KKT Kariangau-Tempadung dengan nilai proyek Rp1,9 triliun serta Jalan tol IKN segmen Tempadung-Jembatan Pulau Balang senilai Rp2,1 triliun. Skema penyelesaiannya pun menggunakan kerja sama operasi (KSO).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ptpp BUMN bumn karya wijaya karya waskita karya Ibu Kota Baru
Editor : M. Nurhadi Pratomo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top