Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Marketing Sales Agung Podomoro (APLN) Tembus Rp1,3 Triliun

Emiten properti PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) mencetak marketing sales di luar PPN Rp1,32 triliun, naik 19,3 persen senilai Rp1,10 triliun.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 01 September 2022  |  10:15 WIB
Marketing Sales Agung Podomoro (APLN) Tembus Rp1,3 Triliun
Proyek Neo Soho Podomoro City besutan PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) mencetak marketing sales di luar PPN Rp1,32 triliun, naik 19,3 persen daripada periode sama tahun 2021 senilai Rp1,10 triliun.

Adapun penjualan senilai Rp2,20 triliun pada semester I/2022, naik sebesar 41,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,55 triliun.

Corporate Secretary Agung Podomoro Land, Justini Omas mengatakan, kinerja APLN membaik sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat 5,23 persen pada paruh pertama 2022.

“Selain itu, strategi perusahaan untuk mempercepat pembangunan proyek-proyek properti terbukti berhasil meningkatkan angka pengakuan penjualan,” ujar Justini dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (1/9/2022).

APLN juga mencatatkan pertumbuhan laba kotor mencapai 56 persen, dari Rp562,2 miliar pada semester I tahun lalu menjadi Rp877,0 miliar di tahun ini. Otomatis, margin laba kotor meningkat jadi 39,8 persen dari sebelumnya 36,2 persen.

Pada semester I/2022, APLN membukukan pengakuan penjualan Rp1,55 triliun, naik 48,0 persen dari Rp1,05 triliun pada periode sama tahun lalu.

Hal ini didukung beberapa proyek properti APLN seperti Podomoro City Deli Medan dan Podomoro Park Bandung yang mencatatkan nilai pengakuan penjualan terbesar.

“Aktivitas masyarakat di luar ruang seperti wisata, belanja dan berbagai kegiatan meeting, incentive, convertion, exhibition (MICE) semakin tinggi dan berdampak positif bagi bisnis hotel serta pusat perbelanjaan,” imbuh Justini.

Untuk tahun ini, APLN akan menerapkan strategi pembangunan unit baru di proyek berbagai daerah, seperti di Podomoro City Deli Medan yang mulai memasarkan apartemen baru dan Bukit Podomoro Jakarta mulai menjual hunian super luxury premium.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (1/9/2022) saham APLN terpantau parkir di zona merah, turun 0,84 persen ke posisi Rp118.

Secara year-to-date (ytd), saham berkapitalisasi 2,70 triliun tersebut masih dalam tren penurunan sebesar 3,25 persen dari posisi harga awal tahun senilai Rp123.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apln agung podomoro properti saham
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top