Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bareng PTPP, WIKA Dapat Proyek Jalan Tol IKN Nusantara Rp1,9 Triliun

PTPP bersama WIKA mendapatkan proyek kerja sama operasi (KSO) menyelesaikan jalan tol menuju ibu kota negara (IKN) Nusantara.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 29 Agustus 2022  |  17:40 WIB
Bareng PTPP, WIKA Dapat Proyek Jalan Tol IKN Nusantara Rp1,9 Triliun
Karyawati beraktivitas di depan logo PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) di Jakarta, Senin (11/7/2022). Bisnis - Abdurachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN karya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), bersama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PTPP) mendapatkan proyek pembangunan jalan tol Ibu Kota Negara (IKN) baru senilai Rp1,9 triliun.

Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito menyampaikan WIKA juga telah mendapatkan kontrak baru yaitu Jalan Tol IKN Segmen KKT Kariangau – SP. Tempadung.

Proyek ini dipercayakan oleh Kementerian PUPR kepada WIKA, PPPP, Jakon mengerjakan Kerja Sama Operasi (KSO) dengan nilai Rp1,9 triliun sesuai penandatanganan kontrak yang dilaksanakan pada Senin (29/8/2022).

Proyek tersebut membentang sepanjang 7,3km dan menghubungkan antara wilayah Kota Balikpapan dengan Kab. Penajam Paser Utara sebagai bagian dari Jaringan Jalan Tol Menunjang Ibu Kota Negara Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur.

"Ini menjadi momentum awal yang baik bagi WIKA sebagai BUMN Karya untuk mewujudkan pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara. Dengan kapasitas, teknologi serta human capital yang handal, WIKA berkomitmen untuk mengukir karya-karya infrastruktur dengan kualitas terbaik," jelas Agung dikutip Senin (29/8/2022).

Selain proyek Jalan Tol IKN, WIKA juga tengah mengikuti tender proyek IKN lainnya yang masih berproses diantaranya Istana Negara, jaringan perpipaan dan fasilitas pengolahan sampah terpadu.

Sampai dengan Juli 2022, WIKA berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp14,67 triliun yang kontributor terbesarnya adalah berasal dari sektor infrastruktur dan gedung sebesar 58,4 persen, serta industri penunjang konstruksi sebesar 22,7 persen.

Tingginya perolehan kontrak baru pada segmen tersebut turut disebabkan oleh program pengembangan infrastruktur strategis yang masih didorong oleh Pemerintah Indonesia termasuk untuk menghadapi perhelatan G20.

Selaras dengan model bisnis perseroan, pada Kuartal II/2022 WIKA juga telah melakukan divestasi terhadap dua entitas asosiasinya, yaitu PT Jasamarga Kunciran Cengkareng dan PT Prima Terminal Petikemas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya Kinerja Emiten kontrak baru wika
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top