Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hetzer Medical (MEDS) Gunakan Dana IPO untuk Ubah Gudang Jadi Pabrik

Sebanyak 8,56 persen dana akan digunakan untuk renovasi gudang MEDS yang terletak di Kota Cimahi untuk dijadikan pabrik yang dapat beroperasi.
PT Hetzer Medical Indonesia Tbk. (MEDS) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada hari ini, Rabu (10/8/2022).
PT Hetzer Medical Indonesia Tbk. (MEDS) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada hari ini, Rabu (10/8/2022).

Bisnis.com, JAKARTA – PT Hetzer Medical Indonesia Tbk. (MEDS) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada hari ini, Rabu (10/8/2022).

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, melalui IPO, MEDS menawarkan sebanyak 312,5 juta saham atau setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum.

Harga yang ditawarkan pada IPO ini adalah Rp125 per lembar saham. Dengan demikian, total dana yang dihimpun perseroan adalah sebesar Rp39,06 miliar.

Sementara itu, berdasarkan prospektus MEDS, seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk beberapa keperluan. Pertama, sebanyak 8,56 persen dana akan digunakan untuk renovasi gudang Perseroan yang terletak di Kota Cimahi untuk dijadikan pabrik yang dapat beroperasi.

Kemudian, sebanyak 4,44 persen digunakan untuk pengembangan produk Perseroan dengan pembelian mesin produksi masker Duckbill. Selanjutnya, Sekitar 11,11 persen dana IPO digunakan untuk pembelian mesin produksi masker untuk memproduksi varian baru yaitu masker KN95, masker KF94, dan masker N95.

Kemudian, sekitar 2,82 persen akan dialokasikan untuk pembelian peralatan penunjang produksi yaitu kompresor, dryer, mesin welding, mesin L- String, dan toolkit.

Selanjutnya, dana yang tersisa sebesar 73,07 persen akan dipakai sebagai modal kerja Perseroan untuk pembelian bahan baku produksi masker Duckbill, masker KN95, masker KF94 dan masker N95.

Franciscus Rijadi selaku Direktur MEDS mengatakan setelah IPO, Perseroan mampu memproduksi varian masker yang lebih luas. Pihaknya meyakini tren penggunaan masker akan tetap berlanjut meskipun pandemi sudah relatif terkendali.

"Ke depannya pada tahun 2023 dan seterusnya kami akan melakukan diversifikasi produk alat kesehatan lainnya sesuai dengan visi Perseroan untuk menghadirkan produk-produk yang inovatif, berkualitas baik, terjangkau dan bermanfaat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup yang lebih sehat," jelasnya dikutip dari keterangan resmi perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper