Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gerak Lincah Astra (ASII): Beli HEAL, Suntik Startup, Akuisisi Bank Jasa Jakarta

Seluruh aksi korporasi selama semester I/2022 didukung kas bersih Astra International (ASII) yang cukup tebal.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 29 Juli 2022  |  13:48 WIB
Gerak Lincah Astra (ASII): Beli HEAL, Suntik Startup, Akuisisi Bank Jasa Jakarta
Menara Astra. Gedung perkantoran ini menjadi lokasi kantor pusat PT Astra International Tbk. - astra.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Grup konglomerasi, PT Astra International Tbk. gesit mengeksekusi sejumlah aksi korporasi sepanjang semester I/2022.

Aksi korporasi emiten berkode ASII ini mencakup akuisisi saham baru, aksi pembelian kembali (buyback) hingga menyuntikkan modal di startup.

Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro menjelaskan sepanjang semester pertama tahun 2022, Grup mencatatkan kinerja yang baik pada hampir semua divisi bisnis.

"Sepanjang semester pertama, grup membeli 5,43 persen saham PT Medikaloka Hermina Tbk [HEAL], salah satu grup rumah sakit terbesar di Indonesia," ungkapnya dikutip Jumat (29/7/2022).

Pada Maret 2022, ASII ini meningkatkan investasi di Sayurbox, suatu e-commerce platform, sehingga total investasi Grup menjadi US$13,6 juta setara Rp202,64 miliar (kurs Rp14.900).

"Pada April 2022, grup meningkatkan investasi di Mapan, suatu platform perdagangan sosial berbasis komunitas digital, sehingga total investasi Grup menjadi US$5,4 juta [Rp80,46 miliar]," jelasnya.

Kemudian, pada Juni 2022, ASII juga memimpin penggalangan dana Paxel, suatu bisnis logistik berbasis teknologi, sebesar US$14,5 juta setara Rp216,05 miliar.

Pada Juli 2022, grup menandatangani shares subscription agreement dalam rangka mengambil bagian atas saham-saham baru PT Bank Jasa Jakarta sebesar 49,56 persen dengan nilai total investasi sebesar Rp3,9 triliun.

"Penyelesaian transaksi ini tunduk pada dipenuhinya seluruh persyaratan pendahuluan dalam perjanjian, termasuk persetujuan Otoritas Jasa Keuangan," terangnya.

Terakhir, pada Juli 2022, anak usaha ASII yakni PT United Tractors Tbk. (UNTR) mengumumkan program pembelian kembali saham dengan jumlah hingga Rp5 triliun.

Seluruh aksi korporasi ini didukung kas bersih yang cukup tebal. Dari laporan keuangan per 30 Juni 2022, kas, tidak termasuk anak perusahaan jasa keuangan grup, mencapai Rp33,6 triliun, naik dibandingkan dengan Rp30,7 triliun pada akhir tahun 2021.

Lebih lanjut, Djony optimistis kinerja Astra meningkat pada Semester II/2022. Perbaikan kinerja tersebut didukung oleh membaiknya kondisi ekonomi dan meningkatnya harga komoditas secara signifikan.

"Kinerja Grup untuk sisa tahun ini diperkirakan akan tetap kuat, meskipun Grup diperkirakan masih akan menghadapi situasi yang belum stabil dan diliputi ketidakpastian," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

astra international Aksi Korporasi investasi startup Medikaloka Hermina buyback saham
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top