Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEJU Prochiz Ungkap Rahasia Laba Bersih Tembus Rp80 Miliar

Emiten produsen keju merek Prochiz, PT Mulia Boga Raya Tbk. (KEJU) membeberkan pertumbuhan kinerja laba bersih pada semester I/2022.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 29 Juli 2022  |  08:16 WIB
KEJU Prochiz Ungkap Rahasia Laba Bersih Tembus Rp80 Miliar
Beberapa portofolio produk keju merek Prochiz yang diproduksi oleh PT Mulia Boga Raya Tbk. (KEJU) / prochiz.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen keju merek Prochiz, PT Mulia Boga Raya Tbk. (KEJU) membeberkan pertumbuhan kinerja laba bersih pada semester I/2022.

Penjualan bersih KEJU mencapai Rp579,08 miliar, naik 15,43 persen yoy dibandingkan dengan Rp501,65 miliar pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Segmen keju blok masih menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp475,98 miliar, kemudian disusul keju lembaran Rp89,22 miliar dan lain-lain Rp13,87 miliar.

Direktur Utama KEJU Bobby Gandasaputra mengatakan kenaikan penjualan pada semester I/2022 didukung oleh momen festive season pada kuartal II/2022. Bisnis food service Mulia Boga Raya juga memperlihatkan pertumbuhan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Bisnis ekspor dan e-commerce kami juga meningkat. Di sisi lain produk baru kami mulai memberikan kontribusi,” kata Bobby, Jumat (29/7/2022).

Seiring dengan naiknya penjualan, beban pokok penjualan KEJU juga naik 19,57 persen menjadi Rp399,03 miliar. Kenaikan beban yang lebih tinggi daripada penjualan membuat laba kotor KEJU hanya naik 7,2 persen yoy dari Rp167,94 miliar menjadi Rp180,04 miliar.

Sementara itu, laba periode berjalan KEJU selama Januari—Juni 2022 berada di angka Rp80,20 miliar, naik 11,32 persen secara tahunan dibandingkan dengan Rp72,04 miliar pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Adapun total aset KEJU pada 30 Juni 2022 berjumlah Rp871,45 miliar, naik dari posisi 31 Desember 2021 Rp767,72 miliar. Kenaikan terutama disumbang oleh kenaikan aset lancar sebesar 13,71 persen menjadi Rp565,92 miliar.

Sementara itu, total liabilitas KEJU juga terpantau naik menjadi Rp204,70 miliar per 30 Juni 2022 dari Rp181,90 miliar pada 31 Desember 2021.

Untuk 2022, KEJU mengalokasikan anggaran belanja modal sebesar Rp60 miliar, naik 20 persen dibandingkan dengan 2021.

Tahun lalu, KEJU tercatat meluncurkan sejumlah inovasi terbaru yakni Prochiz Gold Slice 2S dan Prochiz Gold Cheddar 60 gram.

Sementara itu, inovasi yang diusung pada tahun ini mencakup peluncuran brand F&B keju pertama di Indonesia dengan nama K-JU yang merupakan buah kemitraan dari Prochiz dan Yummy Kitchen.

Selain itu, KEJU juga akan merilis dua produk baru Prochiz Cheddar Royale yang mengandung vitamin A,D, E, protein, dan kalsium serta Prochiz Quick Melt Slice dengan melting properties yang tinggi sehingga akan cocok sebagai bahan roti isi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

keju mulia boga raya laba bersih Kinerja Emiten
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top