Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indeks LQ45 Naik Tipis Meski IHSG Lemah, Rekomendasi Saham Ini yang Paten

IHSG kerap melemah selama tahun berjalan, meski demikian LQ45 mampu menguat. Rekomendasi saham apa yang menarik untuk indeks unggulan BEI itu?
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 18 Juli 2022  |  17:01 WIB
Indeks LQ45 Naik Tipis Meski IHSG Lemah, Rekomendasi Saham Ini yang Paten
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – IHSG kerap melemah selama tahun berjalan, meski demikian LQ45 mampu menguat. Rekomendasi saham apa yang menarik untuk indeks unggulan BEI itu?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir tercatat melemah 1,31 persen, yang membuat penguatan IHSG secara tahun berjalan atau year to date (YTD) tersisa 1,07 persen. Pelemahan IHSG turut membuat penguatan Indeks LQ45 tersisa 0,81 persen sepanjang tahun berjalan.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Desy Israhyanti mengatakan, saat ini tekanan eksternal memang ikut membebani pergerakan pasar saham dalam negeri.

"Namun, hal tersebut karena aksi jual asing yang terus berlanjut karena ada currency risk, di mana nilai tukar rupiah sedang tidak stabil," kata Desy, dihubungi Senin (18/7/2022).

Dalam kondisi pasar bearish, Desy melihat saham-saham penghuni indeks LQ45 masih cukup atraktif untuk dikoleksi, terutama saham yang berasal dari sektor komoditas. Menurutnya, walaupun saham-saham komoditas mengalami penurunan, tetapi pertumbuhannya cukup tinggi dibandingkan dengan rata-rata historis.

Kemudian, Desy juga melihat saham-saham konsumen primer dan kesehatan masih menarik untuk dikoleksi, mengingat sifatnya yang defensif. Dia juga menilai saham perbankan masih atraktif untuk saat ini, seiring dengan pemulihan ekonomi dalam negeri.

"Saham yang masih undervalue itu baik secara rata-rata historis maupun industrinya juga masih ada," tuturnya.

Adapun beberapa rekomendasi saham-saham konstituen LQ45 yang menurutnya menarik untuk dikoleksi adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) dengan target price (TP) Rp4.186 per saham, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) dengan TP Rp4.563, dan PT Medco Energi International Tbk. (MEDC) dengan TP Rp946.

Lalu PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dengan TP Rp1.933, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dengan TP 8.648, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) dengan target harga Rp11.200.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai ada beberapa saham konstituen LQ45 yang menarik untuk dicermati, dilihat dari Price Earning Ratio-nya (PER).

Menurut Ivan, ada beberapa saham dengan PER relatif lebih rendah di jajaran LQ45, yakni MEDC, ADRO, INKP, TINS, BBTN, dan PTBA. Lalu, HRUM, MNCN, PGAS, UNTR, ANTM, EMTK, ERAA, serta JPFA.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG lq45 rekomendasi saham bukit asam
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top