Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indeks LQ45 Naik Tipis Meski IHSG Lemah, Rekomendasi Saham Ini yang Paten

IHSG kerap melemah selama tahun berjalan, meski demikian LQ45 mampu menguat. Rekomendasi saham apa yang menarik untuk indeks unggulan BEI itu?
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – IHSG kerap melemah selama tahun berjalan, meski demikian LQ45 mampu menguat. Rekomendasi saham apa yang menarik untuk indeks unggulan BEI itu?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir tercatat melemah 1,31 persen, yang membuat penguatan IHSG secara tahun berjalan atau year to date (YTD) tersisa 1,07 persen. Pelemahan IHSG turut membuat penguatan Indeks LQ45 tersisa 0,81 persen sepanjang tahun berjalan.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Desy Israhyanti mengatakan, saat ini tekanan eksternal memang ikut membebani pergerakan pasar saham dalam negeri.

"Namun, hal tersebut karena aksi jual asing yang terus berlanjut karena ada currency risk, di mana nilai tukar rupiah sedang tidak stabil," kata Desy, dihubungi Senin (18/7/2022).

Dalam kondisi pasar bearish, Desy melihat saham-saham penghuni indeks LQ45 masih cukup atraktif untuk dikoleksi, terutama saham yang berasal dari sektor komoditas. Menurutnya, walaupun saham-saham komoditas mengalami penurunan, tetapi pertumbuhannya cukup tinggi dibandingkan dengan rata-rata historis.

Kemudian, Desy juga melihat saham-saham konsumen primer dan kesehatan masih menarik untuk dikoleksi, mengingat sifatnya yang defensif. Dia juga menilai saham perbankan masih atraktif untuk saat ini, seiring dengan pemulihan ekonomi dalam negeri.

"Saham yang masih undervalue itu baik secara rata-rata historis maupun industrinya juga masih ada," tuturnya.

Adapun beberapa rekomendasi saham-saham konstituen LQ45 yang menurutnya menarik untuk dikoleksi adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) dengan target price (TP) Rp4.186 per saham, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) dengan TP Rp4.563, dan PT Medco Energi International Tbk. (MEDC) dengan TP Rp946.

Lalu PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dengan TP Rp1.933, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dengan TP 8.648, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) dengan target harga Rp11.200.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai ada beberapa saham konstituen LQ45 yang menarik untuk dicermati, dilihat dari Price Earning Ratio-nya (PER).

Menurut Ivan, ada beberapa saham dengan PER relatif lebih rendah di jajaran LQ45, yakni MEDC, ADRO, INKP, TINS, BBTN, dan PTBA. Lalu, HRUM, MNCN, PGAS, UNTR, ANTM, EMTK, ERAA, serta JPFA.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper