Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pialang Kripto Voyagers Mau Bangkrut, Tambah Lagi Korban Crypto Crash

Voyagers Digital Ltd dan dua afiliasinya, Voyager Digital LLC dan Voyager Digital Holdings, mengambil perlindungan kebangkrutran di pengadilan Distrik Selatan New York pada Rabu (6/7/2022).
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 06 Juli 2022  |  19:10 WIB
Pialang Kripto Voyagers Mau Bangkrut, Tambah Lagi Korban Crypto Crash
Aplikasi Voyagers - Istimewa.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pialang kripto asal Kanada Voyagers Digital Ltd. mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 akibat volatilitas pasar kripto dan jatuhnya hedge fund yang meminjam dana ke perusahaan.

Mengutip Bloomberg, Rabu (6/7/2022), Voyagers dan dua afiliasinya, Voyager Digital LLC dan Voyager Digital Holdings, mengambil perlindungan kebangkrutan di pengadilan Distrik Selatan New York.

Voyager, yang meraih pinjaman sekitar US$485 juta dari Alameda pada pertengahan Juni 2022, termasuk di antara daftar korban yang terus bertambah dari keruntuhan pasar kripto yang mengalami penurunan nilai pasar signifikan US$2 triliun. Adapun pengajuan kebangkrutan Voyagers menunjukkan Alameda sebagai kreditur tunggal terbesar, dengan pinjaman tanpa jaminan US$75 juta.

"Kami sangat percaya pada masa depan industri tetapi volatilitas yang berkepanjangan di pasar kripto, dan default Three Arrows Capital, mengharuskan kami untuk mengambil tindakan tegas ini," kata Chief Executive Officer Stephen Ehrlich via Twitter, mengacu pada hedge fund yang gagal membayar pinjaman US$675 juta dari Voyager.

Dalam pengajuan Chapter 11, Voyager mendaftarkan aset dan kewajiban masing-masing antara US$1 miliar dan US$10 miliar.

Bulan lalu, Voyager mengeluarkan pemberitahuan default untuk Three Arrows atas pinjaman tersebut. Perusahaan pun secara aktif mengejar pemulihan dari hedge fund kripto yang bermasalah ini, termasuk melalui proses likuidasi yang diperintahkan pengadilan di British Virgin Island.

Ehrlich menjelaskan perdagangan, penyetoran, penarikan, dan hadiah loyalitas di platform Voyager tetap ditangguhkan sementara. Klien yang memiliki kripto di akun mereka akan menerima campuran hasil dari pemulihan Three Arrows, token Voyager dan reorganized Voyager.

Koin Voyager telah jatuh 98 persen dari puncaknya, menurut data CoinGecko.

“Pelanggan dengan dolar AS di akun mereka akan menerima akses ke dana tersebut setelah proses rekonsiliasi dan pencegahan penipuan selesai dengan Metropolitan Commercial Bank," kata Ehrlich dalam tweet.

Ledakan Kripto

Voyager menawarkan perdagangan kripto, mempertaruhkan dan menghasilkan produk dengan imbal hasil tinggi. Perusahaan yang menawarkan imbal hasil tinggi termasuk Celsius Network, Babel Finance dan Vauld telah menangguhkan penarikan sejak awal Juni karena likuiditas mengering. Vauld yang berbasis di Singapura sedang dalam diskusi untuk diakuisisi oleh saingannya Nexo.

Saham Voyager anjlok 42 persen pada Senin (47/2022), memangkas nilai pasarnya menjadi C$66 juta atau setara US$51 juta. Perusahaan ini bernilai C$2,7 miliar pada awal tahun ini

Kebijakan moneter yang lebih ketat dari bank sentral yang berusaha membendung lonjakan inflasi global telah sangat membebani token digital, salah satu kelas aset paling melesat tahun lalu.

Guncangan pasar kripto dimulai pada akhir tahun 2021 semakin cepat dengan runtuhnya stablecoin TerraUSD pada Mei 2022, kemudian semakin memburuk karena Bitcoin mengalami penurunan bulanan terbesar yang pernah ada pada Juni.

Dengan aksi jual besar-besaran di seluruh industri kripto, Bankman-Fried muncul sebagai pemberi pinjaman terakhir, memberikan kredit kepada Voyager dan mencapai kesepakatan untuk menyuntikkan modal ke BlockFi Inc.

Bankman-Fried, salah satu pendiri kripto exchange FTX AS, juga terbuka untuk mengeksplorasi akuisisi penambang kripto yang babak belur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aset kripto cryptocurrency mata uang kripto bangkrut
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top