Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kuartal I/2022, Laba Adaro Minerals (ADMR) Melesat ke Rp1,2 Triliun

Pada kuartal I/2022, ADMR mencetak laba bersih senilai US$83,46 juta atau sekitar Rp1,2 triliun, naik hampir 900 persen dari US$8,91 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 28 April 2022  |  15:15 WIB
Kuartal I/2022, Laba Adaro Minerals (ADMR) Melesat ke Rp1,2 Triliun
Ilustrasi proyek PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR), anak usaha PT Adaro Energy Tbk. (ADRO).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten tambang PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) dan entitas anak mencatat pertumbuhan kinerja pada kuartal pertama 2022 yang lebih baik dibandingkan dengan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan sampai dengan 31 Maret 2022, emiten bersandi saham ADMR ini mencatatkan pendapatan sebesar US$182,14 juta, melesat hingga sekitar 65,37 persen dari tahun sebelumnya senilai US$63,07 juta.

Pendapatan mayoritas berasal dari penjualan batu bara ke pihak berelasi senilai US$137,0 juta, jasa lainnya US$142.388. Sementara itu, untuk pihak ketiga penjualan batu bara mencapai senilai US$44.99 juta.

Selanjutnya, beban pokok pendapatan perusahaan mengalami kenaikan menjadi US$62,30 juta pada kuartal I/2022 dari US$48,24 pada kuarta I/2021. Hasilnya, Adaro Minerals Indonesia mencetak laba kotor senilai US$119,84 juta, naik 87,62 persen dari tahun sebelumnya US$14,83 juta.

Dengan kinerja sepanjang kuartal I/2022, ADMR mencetak laba bersih senilai US$83,46 juta atau sekitar Rp1,2 triliun, naik hampir 9 kali lipat atau 836,51 persen dari US$8,91 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Selanjutnya, total aset perusahaan mengalami kenaikan dari US$965,70 juta pada kuartal I/2021 menjadi US$979,89 juta pada kuartal I/2022. Sementara itu, total liabilitas juga mengalami penurunan ke US$690,12 juta pada kuartal I/2022, dari tahun sebelumnya US$760,25 juta.

Pada Kamis (28/4/2022), harga saham ADMR tercatat naik 2,25 persen atau 60 poin ke Rp2.730, setelah mengantongi pembelian oleh asing senilai Rp73,55 miliar.

Dalam tiga bulan, harga saham emiten dengan kapitalisasi pasar Rp111,61 triliun itu melesat 177,16 persen. Sementara itu, dalam enam bulan saham Adaro Minerals Indonesia melambung hingga 2.630 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten adaro Adaro Minerals Indonesia ADMR
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top