Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wir Asia (WIRG) Listing Perdana Senin (4/4), Sanggup ARA?

Wir Asia akan melakukan pencatatan atau listing perdana saham pada Senin (4/4/2022). Mampukah pergerakan saham langsung menembus zona auto reject atas (ARA)?
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia akan kedatangan emiten teknologi, PT Wir Asia Tbk. (WIRG), pada Senin (4/4/2022).

WIRG menawarkan 2,33 miliar saham baru dalam penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Harga pelaksanaan telah ditetapkan di level Rp168.

WIRG merupakan perusahaan dengan bidang usaha pengembangan augmented reality (AR) dan metaverse. IPO kali ini sekaligus berpeluang menjadi ladang cuan para pemegang saham lama, termasuk crazy rich.

Ketika merilis prospektusnya, WIRG menjelaskan bahwa pemegang saham terbesar pra-IPO adalah PT PT Wir Global Kreatif (WGK) dengan kepemilikan 22,46 persen dan PT Laut Biru Teknologi (LBT) 36,01 persen. Sisanya tersebar ke sejumlah entitas dan individu.

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai emiten teknologi masih memiliki potensi peningkatan kinerja secara jangka panjang karena tren metaverse dan potensi industri lainnya.

“Potensi peningkatan kinerja secara jangka panjang dengan adanya tren perbankan ke dunia metaverse demikian pula dengan adanya potensi industri lain yang akan menyusul,” ujar Ivan kepada Bisnis, akhir pekan lalu.

Untuk diketahui, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) sudah woro-woro untuk masuk ke dunia metaverse yang bakal digarap oleh WIR Group.

Teknologi metaverse tidak hanya diadopsi oleh dunia perbankan tetapi juga di sektor properti seperti yang dilakukan oleh WIR Group yang bekerja sama dengan pengembang properti PT Diamond Development Indonesia untuk mewujudkan smart township di bilangan Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Metaverse juga digadang-gadang dapat mendorong perekonomian digital bagi UMKM. Proyek besutan inkubator bisnis PT Lumina Kaya Indonesia (Kaya.id) juga turut menggandeng WIR Group untuk memperluas akses pasar UMKM ke ranah digital tanpa batas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper