Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sentimen Negatif Mulai Reda, Lelang SUN Besok Diprediksi Kembali Semarak

Pemerintah akan menawarkan tujuh seri SUN yang terdiri dari  SPN03220629 (new issuance), SPN12230330 (new issuance), FR0090 (reopening), FR0091 (reopening), FR0093 (new issuance), FR0092 (reopening), dan FR0089 (reopening).
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 28 Maret 2022  |  15:21 WIB
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah akan menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (29/3/2022) besok, untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2022.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan pada Senin (28/3/2022), pemerintah akan menawarkan tujuh seri yang terdiri dari  SPN03220629 (new issuance), SPN12230330 (new issuance), FR0090 (reopening), FR0091 (reopening), FR0093 (new issuance), FR0092 (reopening), dan FR0089 (reopening).

Terkait hal tersebut, Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto memprediksi, minat investor terhadap surat utang pemerintah Indonesia akan menguat pada lelang besok.

Ia menjelaskan, hal ini didukung oleh mulai pulihnya kondisi pasar SUN Indonesia dalam beberapa waktu belakangan. Hal tersebut terlihat dari penurunan imbal hasil (yield) SUN Indonesia seri acuan 10 tahun.

Data laman Asian Bonds Online yang dihimpun oleh Asian Development Bank (ADB) mencatat, tingkat imbal hasil Surat Utang Negara Indonesia seri acuan 10 tahun berada pada kisaran 6,7 persen. Selama 1 pekan terakhir, yield SUN Indonesia tercatat menguat 2,7 basis poin.

“Tingkat likuiditas domestik Indonesia juga menjadi katalis positif dan mampu menjaga kondisi pasar SUN selama beberapa waktu ini,” jelasnya saat dihubungi, Senin (28/3/2022).

Selain itu, sentimen kenaikan suku bunga oleh The Fed juga terlihat mulai sedikit mereda. Hal ini dapat meningkatkan minat investor, terutama dari luar negeri, untuk masuk kembali ke SBN Indonesia.

Seiring dengan sentimen tersebut, Ramdhan memprediksi SUN dengan tenor 5 dan 10 tahun masih akan menjadi incaran para investor. Menurutnya, SUN dengan tenor tersebut memiliki volatilitas yang lebih rendah dibandingkan dengan tenor lain.

Hasil lelang SUN besok juga diprediksi dapat melampaui target yang dipatok pemerintah, yakni pada kisaran Rp205 triliun hingga Rp30 triliun.

“Menurut saya hasil lelang besok bisa lebih baik dari yang sebelumnya, diperkirkan penawarannya bisa tembus sekitar Rp50 triliun,” pungkasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sun surat utang negara lelang sun
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top