Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Triniti Land Mau Rights Issue, Tawarkan 154, 42 Juta Saham Baru

Triniti Land (TRIN) akan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 154.428.891 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham atau sebesar 3,23 persen dari modal disetor setelah terlaksananya PUT I.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 27 Maret 2022  |  09:01 WIB
Triniti Land - Istimewa
Triniti Land - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Perintis Triniti Properti Tbk. (TRIN) mengumumkan rencana untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) dalam rangka Penambahan Modal Perseroan dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Perseroan berencana melakukan PUT I dengan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 154.428.891 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham atau sebesar 3,23 persen dari modal disetor setelah terlaksananya PUT I dimana setiap pemegang 30 saham lama akan berhak atas 1 HMETD.

Rights Issue juga akan disertai dengan penerbitan Waran Seri II sebanyak-banyaknya 154.428.891 Waran.

 “Jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut telah diperhitungkan berdasarkan keperluan dana Perseroan dan harga dari pelaksanaan HMETD,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Minggu (27/3/2022).

Adapun, Waran Seri II diterbitkan menyertai saham baru yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham Perseroan dan/atau pemegang HMETD yang melaksanakan HMETD-nya.

Dalam pelaksanaan PUT I, PT Kunci Daud Indonesia (KDI) dan PT Intan Investama Internasional (III) selaku Pemegang Saham Utama Perseroan telah menyatakan akan mengalihkan sebagian haknya dalam PUT I kepada Muhammad Kemal Dinata, Mawardi, Paryan, Jumino, Nadya Raisya Setia Murti, dan PT Manggarai Anugerah Semesta.

“Pihak-pihak tersebut akan mengambil sebagian hak KDI dan III dengan cara pembayaran dalam bentuk lain selain uang (Inbreng),” jelas perseroan.

TRIN merencanakan pelaksanaan PUT I akan dilakukan segera setelah diperolehnya persetujuan dari RUPSLB. Adapun, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 juncto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2019, pelaksanaan PUT I tersebut akan dilakukan dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB.

Dengan melakukan PUT I, Perseroan berharap untuk memperoleh dana sebanyak-banyaknya Rp138.986.002.800.

Aksi korporasi ini dilakukan untuk mendukung rencana TRIN melakukan transaksi pengambilalihan aset berupa tanah di Labuan Bajo seluas 193.400 m² yang dimiliki oleh PT Manggarai Anugerah Semesta dan di Lampung seluas 93.018 m² yang dimiliki oleh Muhammad Kemal Dinata, Mawardi, Paryan, Jumino, dan Nadya Raisya Setia Murti dengan cara pembayaran dalam bentuk lain selain uang tunai (Inbreng).

“Lahan tersebut akan digunakan Perseroan dan/atau anak perusahaan Perseroan yang sejalan dengan kegiatan usaha Perseroan di sektor properti, yaitu untuk pembelian lahan baru dan pengembangan usaha / proyek baru perusahaan dan anak perusahaan,” tulis manajemen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten properti Perintis Triniti Properti
Editor : Dwi Nicken Tari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top