Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Diperkirakan Bisa Rebound, Cermati BRPT, MYOR, hingga BBYB

Level support IHSG hari ini akan berada pada 6.727-6.648 dan resistance di 6.875-6.930.
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas,  Jakarta, Rabu (15/7/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (15/7/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bisa rebound setelah sebelumnya ditutup terkoreksi.

Tim Riset MNC Sekuritas mengatakan, kemarin (17/2/2022), IHSG ditutup terkoreksi 0,2 persen ke level 6.835 dan telah menutup gap yang terbentuk pada rentang 6.807-6.821.

"Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C, sehingga meskipun kembali terkoreksi nampaknya IHSG akan menguji rentang area 6.760-6.779," tulis Tim Riset MNC Sekuritas.

Menurut MNC Sekuritas, selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6.698 atau bahkan 6.648 maka MNC Sekuritas memperkirakan skenario ini akan berjalan.

Adapun support IHSG hari ini akan berada pada 6.727-6.648 dan resistance di 6.875-6.930.

Berikut adalah saham-saham yang menarik untuk dicermati menurut MNC Sekuritas.

PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Spec Buy (1.010)
Pada perdagangan kemarin (17/2/2022), BRPT ditutup terkoreksi 0,5 persen ke level 1.010. Selama BRPT tidak terkoreksi ke bawah 965 sebagai level supportnya, maka saat ini posisi BRPT sedang berada pada bagian awal dari wave (v) dari wave [c].
Spec Buy: 985-1.010
Target Price: 1.055, 1.110
Stoploss: below 965

PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) - Buy if Break (1.415)
Kemarin (17/2/2022), BBYB ditutup menguat 6,5 persen di level 2.300, pergerakan BBYB pun sempat menguji level resistance-nya di 2.380. Kami memperkirakan, posisi BBYB saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave B dan hal ini akan lebih terkonfirmasi bila BBYB mampu break kembali level resistance-nya.
Buy if Break: 2.380
Target Price: 2.440, 2.640
Stoploss: below 2.100

PT Central Proteina Prima Tbk. (CPRO) - Buy on Weakness (101)
CPRO ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 5,6 persen ke level 101 pada perdagangan kemarin (17/2/2022). Selama CPRO masih mampu bergerak di atas 94 sebagai level supportnya, maka kami perkirakan posisi CPRO saat ini sedang membentuk wave [iv[ dari wave 1 dari wave (C), sehingga koreksi CPRO akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 98-101
Target Price: 109, 120
Stoploss: below 94

PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) - Spec Buy (1.800)
MYOR ditutup terkoreksi 0,6 persen ke level 1.800 pada perdagangan kemarin (17/2/2022). Selama MYOR masih bergerak di atas 1.720 sebagai level supportnya, maka posisi MYOR saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga MYOR berpeluang untuk menguat terlebih dahulu.
Spec Buy: 1.760-1.800
Target Price: 1.970, 2.130
Stoploss: below 1.720


Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper