Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cermati Kebijakan Suku Bunga BI, Besok IHSG Diprediksi Tertekan

IHSG diprediksi bergerak dengan support 6.572 dan 6.553 serta resistance 6.612 dan 6.633.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 19 Januari 2022  |  20:59 WIB
Karyawan melintas di dekat layar yang menampilkan logo Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (19/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar yang menampilkan logo Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (19/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Artha Sekuritas Indonesia memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjutkan pelemahan pada perdagangan esok hari, Kamis (20/1/2022).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG menutup perdagangan di zona merah dengan terkoreksi 0,33 persen atau 22,08 poin sehingga parkir di level 6.591,98 pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (19/1/2022).

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menyampaikan IHSG pada perdagangan hari ini ditutup melemah mengikuti pelemahan bursa saham secara global yang diakibatkan kenaikan yield treasury Amerika Serikat yang cukup tinggi ke level 1,88 persen.

Ditambah lagi Dennies menyampaikan bahwa dari dalam negeri investor juga mencermati kenaikan kasus Covid-19.

Adapun pada perdagangan esok hari, Dennies memprediksi IHSG lanjutkan reli pelemahan. Dia menjelaskan secara teknikal candlestick IHSG membentuk formasi three black crows dengan volume yang cukup tinggi dan stochastic yang melebar setelah membentuk deadcross mengindikasikan potensi pelemahan masih cukup besar.

“Investor akan mencermati hasil kebijakan suku bunga China dan Bank Indonesia yang akan segera dirilis,” dikutip Rabu (19/1/2022).

Untuk perdagangan besok, Kamis (20/1/2022), Artha Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dengan support 6.572 dan 6.553 serta resistance 6.612 dan 6.633.

Berikut sejumlah saham yang dapat dicermati untuk esok hari:

PWON PT Pakuwon Jati Tbk. (Target Price: 464 – 470)
Entry Level: 448 – 454
Stop Loss: 444
Menguat didukung stochastic bergerak membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan.

WEGE Wijaya Karya Gedung Tbk (Target Price: 193 – 198)
Entry Level: 182 – 187
Stop Loss: 179
Mengalami koreksi dengan volume rendah, candlestick membentuk higher high dan higher low pertanda masih ada potensi penguatan.

MNCN Media Nusantara Citra Tbk (Target Price: 910 – 930)
Entry Level: 845 – 865
Stop Loss: 835
Mengalami koreksi dan menguji level support.


Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bank indonesia Suku Bunga rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top