Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Komitmen ESG, 8 Pabrik Semen Indonesia (SMGR) Raih Proper Hijau 2021

keberhasilan perusahaan meraih penghargaan Proper Hijau ini membuktikan komitmen SMGR terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan penerapan prinsip green industry.
Semen Indonesia/https://semenindonesiabeton.com/
Semen Indonesia/https://semenindonesiabeton.com/

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten semen BUMN, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. meraih penghargaan Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sebanyak 8 pabrik milik emiten berkode SMGR tersebut berhasil mengantongi Proper Hijau, di antaranya Group Head of Plant Operation (GHoPO) Pabrik Tuban, PT Semen Gresik (Pabrik Rembang), PT Semen Padang (Pabrik Indarung), PT Semen Tonasa (Pabrik Pangkep) dan PT Solusi Bangun Indonesia (Pabrik Tuban, Pabrik Narogong, Pabrik Cilacap serta Pabrik Lhoknga).

Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan Proper Hijau merupakan kriteria bagi perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih baik dari yang telah dipersyaratkan dalam peraturan. Perusahaan melakukan pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan dan telah memanfaatkan sumber daya secara efisien serta melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

Vita menilai keberhasilan perusahaan meraih penghargaan Proper Hijau ini membuktikan komitmen SMGR terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan penerapan prinsip green industry. Hal ini sejalan dengan penerapan Environment, Social & Governance (ESG) oleh perusahaan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan praktik dan komitmen terhadap lingkungan dalam upaya mendukung pembangunan berkelanjutan. SIG akan terus berinovasi dan memberikan solusi terhadap kebutuhan pembangunan untuk masa depan yang lebih baik”, katanya, dikutip Selasa (4/1/2022).

Selaras dengan upaya mewujudkan visi menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terkemuka di regional, SMGR sepenuhnya mendukung terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Komitmen ini diwujudkan dalam empat pilar keberlanjutan SIG yaitu: Pilar Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, Pilar Iklim dan Energi, Pilar Ekonomi Sirkular serta Pilar Masyarakat dan Komunitas.

SIG mendukung komitmen Indonesia terhadap COP21 (2015) dalam mengurangi emisi gas rumah laca. Wujud dari komitmen ini adalah keberhasilan SIG menurunkan intensitas emisi CO2 Scope 1 menjadi 607 kg CO2/ton semen ekuivalen atau turun 14,24 persen dari baseline pada 2010.

Hal ini dicapai melalui inisiatif efisiensi konsumsi energi, penurunan faktor terak, serta peningkatan penggunaan limbah sebagai bahan bakar alternatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper