Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perbaiki Standar Operasi, Wamen BUMN Yakin Kecelakaan LRT Tidak Akan Terulang

Kecelakaan antara dua unit LRT beberapa pekan lalu telah dievaluasi secara komprehensif oleh pemerintah.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 10 November 2021  |  16:07 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2022. Kehadiran LRT Jabodebek diharapkan mampu melayani kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya.  - Antara/PT KAI
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2022. Kehadiran LRT Jabodebek diharapkan mampu melayani kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya. - Antara/PT KAI

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah meyakini kecelakaan kereta lintas rel terpadu (LRT) yang terjadi pada beberapa waktu lalu tidak akan kembali terulang. Operasi moda transportasi ini juga akan tetap aman dengan sistem operasi otomatis yang optimal dan perbaikan standar operasional prosedur (SOP).

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan kecelakaan antara dua unit LRT beberapa pekan lalu telah dievaluasi secara komprehensif oleh pemerintah.

Kartika memaparkan, pemerintah melakukan beberapa evaluasi pasca-kecelakaan. Pertama, mengkaji kemungkinan faktor-faktor kecelakaan yang berasal dari sisi prasarana. Berdasarkan evaluasi ini, pihaknya tidak menemukan adanya faktor yang menyebabkan kecelakaan dari prasarana.

“Kecelakaan tidak disebabkan oleh sistem persinyalan kereta maupun faktor prasarana. Seluruh prasarana berfungsi sesuai dengan ekspektasi awal,” di sela-sela kunjungan ke Depo LRT Jabodebek, Rabu (10/11/2021).

Kedua, pihaknya melakukan evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) selama proses uji coba. Menurut Kartika, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek akan segera membuat SOP uji coba baru untuk mengantisipasi berbagai masalah yang timbul pada masa mendatang.

Seiring dengan perbaikan standar tersebut, Kartika optimistis kecelakaan serupa tidak akan terulang di masa mendatang.

Adapun, LRT Jabodebek akan mulai melakukan uji operasional pada Juni 2022 mendatang. LRT akan beroperasi menggunakan sistem Grade of Atomation (GOA) level 3 yang memungkinkan kereta berjalan tanpa kendali masinis.

Meski demikian, kereta tetap akan dipantau oleh awak kereta atau train attendant yang dapat mengambil alih kemudi bila terjadi kendala.

Selain itu, pemerintah juga optimistis LRT Jabodebek sudah dapat beroperasi pada Agustus 2022 mendatang. Menurut Kartika, sejauh ini, pembangunan sarana dan prasarana terkait telah berjalan dengan optimal.

“Sejauh ini juga sudah mulai melakukan sejumlah pengujian seperti uji coba dinamis dan uji beban,” pungkasnya.

Sebagai informasi, usai kecelakaan, enam kereta LRT Jabodebek yang mengalami kerusakan cukup parah dibawa ke PT Industri Kereta Api (Inka) di Madiun. Enam kereta LRT itu tiba di Madiun pada Kamis (4/11/2021) malam.

Kereta ini merupakan bagian dari train set LRT Jabodebek nomor 29 dan 20 yang mengalami kecelakaan di ruas Cibubur-TMII, Jakarta Timur, Senin (25/10/2021). Senior Manager PKBL, CSR & Stajeholder Relationship INKA Bambang Ramadhiarto mengatakan dari hasil investigasi internal, sementara ini ditemukan dugaan adanya human error.

Bambang menyebutkan, pada saat pengujian, seluruh fungsi sarana LRT Trainset No. 29 di lintasan LRT dekat Harjamukti Cibubur dalam kondisi baik. Operator yang melakukan uji gerak (dinamis) LRT diduga tidak segera menjalankan fungsi pengereman ketika menata Trainset No. 29 menuju posisi stabling/parkir.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian bumn LRT
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top