Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waskita (WSKT) Yakin Bisa Bukukan Laba di 2023

WSKT akan fokus mengurangi  komposisi utang melalui proses divestasi tol-tol yang akan diselesaikan dengan dukungan likuiditas yang diperoleh dari dukungan Pemerintah.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 04 November 2021  |  12:05 WIB
Direksi PT Waskita Karya Tbk bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan RIsiko Kemenkeu dalam penandatanganan perjanjian pemerintah atas pinjaman Waskita Karya sebesar Rp8,07 triliun pada Jumat (29/10/2021). - Istimewa
Direksi PT Waskita Karya Tbk bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan RIsiko Kemenkeu dalam penandatanganan perjanjian pemerintah atas pinjaman Waskita Karya sebesar Rp8,07 triliun pada Jumat (29/10/2021). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten konstruksi PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) optimistis bisa membukukan laba bersih pada 2023 dengan konsisten menjalankan program 8 stream penyehatan keuangan perusahaan.

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan pada kuartal ke-3 tahun ini, perseroan telah resmi mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah berupa PMN 2021 untuk penyelesaikan proyek jalan tol.

Selain itu perseroan menerima obligasi penjaminan Pemerintah untuk refinancing serta tambahan modal kerja sindikasi dengan penjaminan Pemerintah untuk melanjutkan dan mendorong percepatan pembangunan proyek-proyek infrastruktur yang dicanangkan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sehingga paket lengkap penjaminan Pemerintah telah resmi disetujui pada kuartal ke-3 tahun 2021 dan akan difinalisasi pada akhir tahun 2021.

“Perseroan juga telah melakukan restrukturisai utang bank pada Perseroan dan anak usaha dimana secara konsolidasian Perseroan telah merstrukturisasi utang bank  pada level 92,35 persen dari target. Dengan restrukturisasi ini Perseroan dapat meningkatkan efisiensi dengan memperpanjang masa fasilitas kredit sampai dengan tahun 2026 dan mendapatkan bunga yang lebih kompetitif,” katanya dalam keterangan resmi Kamis (4/11/2021).

Menurutnya WSKT ke depan akan fokus mengurangi  komposisi utang melalui proses divestasi tol-tol yang akan diselesaikan dengan dukungan likuiditas yang diperoleh dari dukungan Pemerintah. Dia menambahkan setelah melaksanakan aksi korporasi dan retrukturisasi tersebut WSKT akan fokus meningkatkan kinerja operasional dan keuangan dengan likuiditas yang jauh lebih baik.

Saat ini, emiten konstruksi plat merah itu juga fokus dalam menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur sehingga mempermudah proses divestasi yang juga merupakan fokus saat ini dengan tujuan menurunkan kewajiban secara bertahap.

Di sisi lain, perseroan berupaya meningkatkan perolehan nilai kontrak baru dengan fokus pada bisnis water infrastructure, airports, top 3 railroad segment and international growth serta meningkatkan peran komite investasi dan manajemen risiko pada pemilihan proyek-proyek baru tersebut.

Pada kuartal ke-3 tahun 2021 Perseroan telah memperolehan nilai kontrak baru sebesar Rp12,01 triliun yang terdiri dari proyek investasi atau business development 68,05 persen, Pemerintah 24,96 persen, proyek BUMN 4,48 persen dan proyek swasta 2,51 persen. Berdasarkan tipe proyek, pencapaian kontrak baru tersebut berasal dari Jalan & Jembatan 58,89 persen, Bangunan 13,03 persen, Infrastruktur Air 12,30 persen, Anak Usaha 11,40 persen, EPC 3,50 persen dan lain-lain 0,88 persen.

“Perseroan menargetkan total perolehan nilai kontrak baru tahun 2021 adalah sekitar Rp20,68 triliun dan sampai dengan saat ini Perseroan masih optimistis untuk dapat mencapai target nilai kontrak baru sampai dengan akhir tahun dengan likuiditas yang jauh lebih baik dan struktur biaya operasional yang lebih lean,” tegasnya.

Kedepannya manajemen akan terus berupaya menjamin going concern Perseroan dengan implementasi program 8 stream penyehatan keuangan Waskita Karya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waskita karya wskt
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top