Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp14.157 per Dolar AS

Mata uang Garuda terpantau ditutup melemah bersama dua mata uang lainnya di kawasan Asia.
Annisa Saumi
Annisa Saumi - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  15:32 WIB
Petugas menunjukkan mata uang dolar AS dan rupiah di Money Changer, Jakarta, Senin (19/4/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Petugas menunjukkan mata uang dolar AS dan rupiah di Money Changer, Jakarta, Senin (19/4/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terpantau ditutup melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) hari ini, Senin (25/10/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terpantau ditutup melemah 35 poin atau 0,25 persen ke Rp14.157 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,119 poin atau 0,13 persen ke level 93,523 pada pukul 14.56 WIB.

Mata uang Garuda terpantau ditutup melemah bersama dua mata uang lainnya di kawasan Asia, seperti yen Jepang yang melemah 0,13 persen, dan rupee India yang melemah 0,17 persen.

Sebelumnya, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.100-Rp14.140 per dolar AS.

“Sebelumnya dolar AS sempat menguat terhadap mata uang lainnya dan bersiap untuk kenaikan mingguan kedua,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Dolar AS mendapat dukungan dari imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi dan meningkatkan kemungkinan bank sentral segera memulai pengurangan aset.

Sementara itu, Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell pun menegaskan bahwa tekanan inflasi hanya bersifat sementara dan belum waktunya untuk menaikkan suku bunga.

Pekan ini investor akan mencermati rilis data GDP AS serta kinerja keuangan perusahaan-perusahaan teknologi besar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dolar as Rupiah kurs dolar
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top