Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Bukalapak Naik 7,4 Persen, Investor Asing Ikut Borong

Saham BUKA naik 7,41 persen pada sesi I perdagangan awal pekan ini.
Warga mengakses aplikasi Bukalapak di Jakarta, Kamis (5/8/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Warga mengakses aplikasi Bukalapak di Jakarta, Kamis (5/8/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham emiten teknologi PT Bukalapak.com Tbk. mulai menanjak pada perdagangan sesi I hari ini, Senin (25/10/2021).

Emiten berkode saham BUKA itu naik 7,41 persen atau 50 poin menjadi Rp725 per saham. Emiten teknologi itu langsung tancap gas sejak pembukaan perdagangan. Investor tercatat melakukan transaksi sebanyak 18.337 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp247,78 miliar.

Adapun jumlah saham yang beredar mencapai 351,59 juta. Sementara itu, investor asing tercatat melakukan transaksi beli hingga Rp45,41 miliar.

Saham BUKA menjadi yang kedua terbanyak diborong investor asing siang ini, di bawah saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dengan net buy Rp56,68 miliar.

Sebelumnya, Direktur Utama Bukalapak.com Rachmat Kaimuddin mengklaim kinerja perseroan terus membaik di semester I/2021. Selain itu, Initial Public Offering (IPO) pada kuartal III/2021 telah memperkuat posisi untuk terus menjaga pertumbuhan bisnis.

Dia optimistis perseroan dapat melanjutkan momentum tersebut di masa-masa yang akan datang guna memastikan perusahaan memiliki pertumbuhan berkelanjutan.

“Tujuan kami saat ini adalah untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkualitas berdasarkan solusi-solusi bisnis yang tepat. Kami meyakini Bukalapak berada di sektor bisnis yang tepat, dan kami mempunyai platform yang baik, serta infrastruktur dan sumber daya untuk terus menghasilkan kinerja perusahaan yang baik di masa depan,” katanya dalam keterangan resmi Selasa (19/10/2021).

Selain itu, Rachmat mengatakan perseroan baru saja mengakuisisi Itemku. Alasan perseroan mengakuisisi karena perseroan gaming marketplace terkemuka di Indonesia dengan pertumbuhan yang pesat. Bukalapak juga menyasar kebutuhan pasar digital gaming Indonesia, sekaligus memperluas akses ke digital gaming bagi seluruh masyarakat.

Emiten berkode saham BUKA itu juga meluncurkan aplikasi investasi B-Money, hasil kerjasama Bukalapak melalui PT Buka Investasi Bersama dengan Ashmore Asset Management Indonesia.

Dengan B-Money, pengguna dapat berinvestasi mulai dari Rp 1000 per transaksi. B-Money juga merupakan inisiatif Bukalapak untuk memperluas kesetaraan akses ke investasi melalui teknologi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper