Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Top Losers Sepekan: Pudjiadi & Sons (PNSE) Paling Anjlok

Saham PT Pudjiadi & Sons Tbk. (PNSE) anjlok 29,28 persen, dari harga Rp905 ke Rp640 per saham selama sepekan.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 16 Oktober 2021  |  09:54 WIB
Top Losers Sepekan: Pudjiadi & Sons (PNSE) Paling Anjlok
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (28/1/2020). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Pudjiadi & Sons Tbk. (PNSE) menjadi saham dengan kejatuhan terdalam dalam daftar perdagangan satu pekan, 11 Oktober – 15 Oktober 2021. Sejumlah saham lainnya mengisi jajaran top losers pekan ini.

Berdasarkan data dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu (16/10/2021), saham emiten keluarga di bisnis perhotelan dan pariwisata ini anjlok 29,28 persen, dari harga Rp905 ke Rp640 per saham.

Menyusul di belakang PNSE, saham PT Global Sukses Solusi Tbk. turun 24,58 persen. Harga saham emiten berkode RUNS tersebut turun dari Rp472 per lembar saham menjadi Rp356 pada penutupan perdagangan pekan ini.

Selanjutnya, adalah saham PT Agro Yasa Lestari Tbk. (AYLS) yang anjlok 23,95 persen, diikuti PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk. (ASMI) dengan penurunan 21,32 persen, dan saham PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk. (SAMF) yang melemah 20,14 persen dalam 5 hari perdagangan.

Sebelumnya, indeks harga saham gabungan (IHSG) menutup akhir pekan, Jumat (15/10/2021) dengan manis yakni naik 0,11 persen atau 7,22 poin ke 6.633,33. Sebanyak 244 saham hijau, 258 saham merah dan 163 saham stagnan.

Kapitalisasi pasar bursa parkir di level Rp8.164,24 triliun. Investor asing mencatatkan beli bersih di seluruh pasar senilai Rp1,50 triliun.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) paling banyak diborong asing atau mengalami net foreign buy Rp734,5 miliar, diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang dikoleksi asing Rp90,6 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. (AGRO) dibeli asing Rp53,7 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG pudjiadi and sons top losers
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top