Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Panin AM: Prospek ETF Masih Cerah

Kinerja ETF bakal mendapat katalis dari prospek pemulihan ekonomi dan kejelasan tapering.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 21 September 2021  |  14:48 WIB
ilustrasi investasi reksa dana
ilustrasi investasi reksa dana

Bisnis.com, JAKARTA – Prospek pemulihan ekonomi dan kejelasan terhadap isu tapering akan menjadi katalis positif bagi kinerja exchange traded funds (ETF) hingga akhir tahun 2021.

Direktur Panin Asset Management Rudiyanto menjelaskan, kinerja ETF umumnya akan mengikuti indeks acuan yang kebanyakan berjenis saham.

Ia memaparkan, seiring dengan harga saham yang tertekan, maka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mengalami koreksi. Sentimen tersebut turut berimbas pada tertekannya kinerja ETF.

Menurutnya, kinerja ETF sejauh ini masih terkoreksi seiring dengan kemunculan isu tapering off yang akan dilakukan oleh The Fed. Hal ini akan membuat investor lebih melirik negara-negara maju ketimbang emerging market untuk menaruh dananya pada aset berisiko.

“Di dalam negeri, saat ini juga ada rencana rights issue dari BBRI di harga Rp3.400. Hal ini akan membuat harga saham tertahan sementara,” jelasnya saat dihubungi pada Selasa (21/9/2021).

Meski demikian, Rudiyanto meyakini peluang perbaikan kinerja ETF masih sangat terbuka hingga akhir tahun. Hal ini seiring dengan proyeksi perbaikan IHSG yang menurut Rudiyanto akan berada di kisaran 6.700 pada akhir 2021.

Ia memaparkan, outlook positif IHSG salah satunya ditopang oleh laporan keuangan emiten yang mulai membaik. Hal tersebut terlihat dari banyak emiten yang mampu mencatatkan pertumbuhan  pendapatan atau membalikkan rugi menjadi laba pada paruh pertama tahun ini.

Selain itu, pemulihan aktivitas ekonomi di Indonesia turut membantu prospek IHSG dan juga ETF hingga akhir tahun. Sejauh ini, upaya pengendalian penyebaran virus corona di Indonesia mulai menunjukkan hasil yang terlihat dari penurunan level PPKM.

Rudiyanto menambahkan, kepastian pasar terkait isu tapering off juga semakin dekat seiring dengan pertemuan FOMC The Fed pada pekan ini. Ia memprediksi, The Fed akan mengumumkan rencana terkait isu ini yang akan memberi kejelasan kepada pelaku pasar.

Adapun, dalam meracik produk ETF, Rudiyanto mengatakan pihaknya mengacu pada indeks IDX30.

“Seluruh strategi dan penyesuaiannya, kami mengikuti anggota-anggota indeks itu,” pungkasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG reksa dana etf
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top