Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

OJK Proyeksi Penghimpunan Dana Pasar Modal Bisa Sentuh Rekor Rp300 Triliun

Hingga 7 September 2021, penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai Rp257,9 triliun.
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (24/6/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (24/6/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Penghimpunan dana di pasar modal hingga 7 September 2021 mencapai Rp257,9 triliun dan diproyeksi dapat mencapai Rp300 triliun pada akhir tahun.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan realisasi tersebut telah melampaui nilai pada 2020. Adapun, realisasi senilai Rp257,9 triliun berasal dari 129 penawaran umum.

"Masih ada yang akan fund raising Rp39,05 triliun. Ini bisa sentuh Rp300 triliun dalam satu tahun. Ini pertama kali dalam sejarah," ujarnya dalam FGD secara daring pada Kamis (16/9/2021).

Data OJK menunjukkan pipeline Rp39,05 triliun berasal dari 74 penawaran umum. Pada tahun ini, OJK juga mencatat terdapat sebanyak 35 emiten baru dengan nilai penawaran umum terbesar dilakukan oleh sektor keuangan.

Wimboh menambahkan penghimpunan dana di pasar modal pada tahun ini naik signifikan karena terdapat beberapa sektor yang membutuhkan pembiayaan dengan cepat.

"Terutama [sektor] yang berkaitan dengan startup, digital, dan finansial. Meski lending bank belum kuat, tetapi funding di pasar modal luar biasa," katanya.

Dari sisi investor, OJK mencatat terus mengalami peningkatan signifikan di tengah pandemi menjadi 5,8 juta yang didominasi oleh investor ritel.

Jika dirinci, investor ritel berusia di bawah 30 tahun semakin mendominasi dibandingkan dengan tahun lalu, yaitu pada Juli 2021 sebesar 58 persen, sedangkan Juli 2020 sebesar 46 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper