Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indeks Bisnis-27 Tertahan di Zona Merah, INDF & SMGR Ambles

Dari seluruh konstituen indeks Bisnis-27, hanya 5 saham yang menguat, 17 saham melemah, dan 5 saham stagnan pada penutupan hari ini.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 07 September 2021  |  15:38 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/3/2020). -  ANTARA / Galih Pradipta
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/3/2020). - ANTARA / Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Bisnis-27 melemah pada perdagangan hari ini seiring dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Mengutip Bloomberg pada Selasa (7/9/2021), indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini ditutup turun 0,35 persen menjadi 467,71.

Hanya 5 saham yang menguat, 17 saham melemah, dan 5 saham stagnan hari ini.

Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) terjatuh paling dalam sebesar 3,47 persen menjadi Rp6.250. Selanjutnya, saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. melemah 2,99 persen menjadi Rp8.925.

Sedikit lebih baik, saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. turun 2,56 persen menjadi Rp7.625.

Di sisi lain, saham PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) menahan laju pelemahan indeks Bisnis-27 dengan kenaikan 2,73 persen menjadi Rp2.260. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) juga menguat 1,56 persen menjadi Rp3.910.

Sementara itu, IHSG terkoreksi 0,24 persen atau 14,53 poin ke level 6.112,4. Sepanjang hari indeks bergerak di zona merah di rentang 6.100,94 - 6.145,48.

Sebanyak 252 saham bergerak ke zona hijau, 247 saham ke zona merah, dan 148 saham stagnan dengan kapitalisasi pasar pada posisi Rp7.411,89 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bei bisnis-27
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top