Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indeks Bisnis-27 Dibuka Memerah, Saham MDKA Anjlok 2,13 Persen

Dari seluruh konstituen indeks Bisnis-27, hanya 3 saham menguat, 23 saham melemah, dan 1 saham ditutup stagnan.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 16 Agustus 2021  |  09:49 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdurachman
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Bisnis-27 belum mampu keluar dari zona merah pada awal perdagangan hari ini.

Mengutip Bloomberg pada Senin (16/8/2021), indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini turun 0,91 persen menjadi 457,08 pada pukul 09.32 WIB.

Tercatat hanya 3 saham menguat, 23 saham melemah, dan 1 saham ditutup stagnan.

Saham PT BTPN Syariah Tbk. (BTPS) memimpin penguatan sebesar 0,83 persen menjadi Rp2.440. Selanjutnya saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) naik 0,40 persen menjadi Rp6.250 dan saham PT Ace Hardware Tbk. (ACES) tumbuh 0,34 persen menjadi Rp1.460.

Di sisi lain, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) terjerumus paling dalam sebesar 2,13 persen menjadi Rp2.760.

Saham PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) sedikit lebih baik dengan penurunan 1,76 persen menjadi Rp446 dan saham PT XL Axiata Tbk. (EXCL) turun 1,56 persen menjadi Rp2.530.

Sementara itu, IHSG terpantau turun lebih dalam lagi sebesar 1,03 persen menjadi 6.077,41 pada pukul 09.42 WIB.

Sebanyak 133 saham menguat, 308 saham melemah, dan 159 saham stagnan. Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat Rp7.347,79 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bei bisnis-27
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top