Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten Energi Grup Bakrie (ENRG) Masuk Proyek Migas Blok Sengkang

ENRG dan anak usahanya telah menandatangani Perjanjian Jual Beli bersyarat untuk mengambil alih 100 persen kepemilikan di PT Energi Maju Abadi (EMA) yang memiliki 49 persen Participating Interest pada Wilayah Kerja Sengkang PSC (product sharing contract) di Sulawesi Selatan.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 06 Agustus 2021  |  13:35 WIB
Emiten Energi Grup Bakrie (ENRG) Masuk Proyek Migas Blok Sengkang
Salah satu lokasi aktivitas bisnis PT Energi Mega Persada Tbk - Energi/mp.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten energi grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) melalui anak usahanya telah mengambil alih perusahaan yang memiliki kepemilikan dalam Blok Sengkang di Sulawesi Selatan.

Syailendra S. Bakrie, Direktur Utama Energi Mega Persada, meyakini bahwa proyek gas Sengkang memiliki prospek yang baik, sehingga turut meningkatkan kinerja keuangan perseroan.

"Kami berharap aktifitas-aktifitas pengembangan tersebut dapat menambah jumlah cadangan dan volume produksi gas dari Sengkang di masa mendatang. Peningkatan produksi gas tersebut tentunya akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan perseroan di masa depan,” jelasnya, Jumat (6/8/2021).

ENRG dan anak usahanya telah menandatangani Perjanjian Jual Beli bersyarat untuk mengambil alih 100 persen kepemilikan di PT Energi Maju Abadi (EMA) yang memiliki 49 persen Participating Interest pada Wilayah Kerja Sengkang PSC (product sharing contract) di Sulawesi Selatan.

Transaksi ini akan menjadi efektif setelah adanya persetujuan dari Pemerintah. Sisa 51 persen participating interest di Sengkang dimiliki oleh Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd (EEES).

Dalam waktu dekat dengan mengacu pada kesepakatan antara EMA dan EEES struktur kepemilikan Participating Interest akan disesuaikan menjadi 50:50.

Kontrak kerja sama Sengkang telah mendapatkan perpanjangan 20 tahun pada 2018 dari Pemerintah Indonesia, berlaku efektif sejak 24 Oktober 2022 sampai dengan tahun 2042.

Sengkang memiliki sekitar 420 milyar kaki kubik gas dalam bentuk cadangan terbukti dan terukur. Blok gas tersebutjuga memproduksikan kurang lebih 40 juta kaki kubik gas per hari saat ini. Gas hasil produksi Sengkang tersebut dijual ke beberapa proyek pembangkit listrik di wilayah Sulawesi Selatan.

Saat ini EMP mengoperasikan 8 aset migas dan gas metana batubara di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Mozambik, Afrika.

Edoardus Ardianto, Direktur Keuangan Energi Mega Persada. mengatakan perseroan akan mengeluarkan pendanaan yang diperlukan untuk mengembangkan proyek gas Blok Sengkang tersebut.

"Beberapa aktivitas pengembangan tersebut diantaranya studi geologi, survei 2D seismik (sepanjang 800 km), survei 3D seismik (seluas 100 km2), dan pengeboran 13 sumur eksplorasi,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas energi mega persada Grup Bakrie
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top