Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Emiten Grup Salim Cemerlang, Saham Apa yang Atraktif?

Sejumlah saham Grup Salim layak dikoleksi seiring dengan prospek peningkatan kinerja tahun ini.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 01 Juli 2021  |  18:42 WIB
Kinerja Emiten Grup Salim Cemerlang, Saham Apa yang Atraktif?
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim (kanan) memberikan penjelasan kepada awak media usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan luar biasa, di Jakarta, Rabu (29/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah saham dibawah naungan konglomerasi grup Salim masih patut menjadi pilihan investor untuk tahun 2021.

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio menjelaskan, kinerja emiten grup Salim hingga kuartal I/2021 sangat baik.

Ia mengatakan, performa keuangan ciamik dari emiten perkebunan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dan PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) utamanya disebabkan oleh kenaikan penjualan seiring dengan penguatan harga CPO serta produk turunannya.

Sementara itu, melalui saham ritelnya, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) mencatat kenaikan pendapatan sebesar Rp135 miliar, jauh diatas pendapatan kuartal yang sama tahun lalu yang hanya Rp85 milia. kenaikan pendapatan ini juga turut menutupi pendapatan dari entitas asosiasi dan ventura bersama yang turun cukup dalam.

“Kenaikan bisnis retail ini ditopang oleh sentimen pandemi virus corona. Dengan adanya pembatasan kegiatan serta antisipasi penyebaran, masyarakat cenderung lebih sering berbelanja di gerai-gerai minimarket yang saat ini memang hampir berada di dekat rumah penduduk,” jelasnya saat dihubungi pada Kamis (1/7/2021).

Sentimen pandemi virus corona juga turut dirasakan pada lini bisnis consumer-nya, yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). ICBP yang merupakan produsen mie instan Indomie meraih pendapatan sebesar Rp15 triliun atau naik sekitar 25 persen pada kuartal I/2021. Sedangkan, INDF juga mencetak kenaikan pendapatan sekitar 27 persen dengan nilai Rp24,55 triliun.

Frankie melanjutkan, ICBP merupakan salah satu saham potensial yang dapat dicermati oleh para investor untuk tahun ini. Ia memaparkkan, salah satu sentimen utama pendukung prospek ICBP adalah akusisi ICBP atas Pinehill Company Limited.

Menurutnya, akuisisi ICBP terhadap Pinehill secara langsung turut membuka pasar ekspor mie instan ke wilayah Afrika. Hal ini akan berimbas positif bagi kinerja keuangan ICBP.

“ICBP akan memiliki pasar di Afrika dengan populasi penduduk sebanyak kira-kira 550 juta jiwa, sementara Pinehill memiliki 12 fasilitas produksi mie instan yang berkapasitas 10 miliar bungkus,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini harga saham ICBP juga masih cukup murah, yakni pada kisaran Rp8.400 dibandingkan dengan level pada kuartal I/2020 lalu di Rp10.000. Dengan potensi pendapatan yang jauh lebih tinggi pada tahun ini, ia memperkirakan target harga ICBP pada 2021 adalah Rp9.600.

Saham dari grup Salim lainnya yang dapat dicermati oleh investor adalah LSIP. Menurutnya, laba jumbo yang diraih LSIP pada kuartal I/2021 akan mampu menopang kenaikan laba pada akhir tahun 2021.

“Untuk target harga resistance terdekatnya dipatok pada kisaran Rp1.200 – Rp1.300,” pungkasnya.


Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indofood salim ivomas rekomendasi saham grup salim
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top