Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Indointernet (EDGE) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit Tahun Ini

Direktur Utama Indointernet Karla Winata mengungkapkan perseroan optimistis dapat mengejar pertumbuhan dobel digit baik untuk sisi top line maupun bottom line di tengah kebutuhan akan infrastruktur digital yang semakin tinggi.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 28 Juni 2021  |  17:35 WIB
Indointernet (EDGE) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit Tahun Ini
(ki-ka) Komisaris Utama EDGE Toto Sugiri, Direktur Utama EDGE Karla Winata, Komisaris EDGE Djarot Subiantoro dan Sekretaris Perusahaan EDGE Donauly Situmorang dalam sesi paparan publik virtual, Senin (28/6 - 2021).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten penyedia layanan infrastruktur digital PT Indointernet Tbk. (EDGE) menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba hingga dobel digit tahun ini, ditopang oleh bisnis layanan multi-konektivitas dan data center perseroan.

Direktur Utama Indointernet Karla Winata mengungkapkan perseroan optimistis dapat mengejar pertumbuhan dobel digit baik untuk sisi top line maupun bottom line di tengah kebutuhan akan infrastruktur digital yang semakin tinggi.

“Kami punya dua lini bisnis utama, HSX [HyperScale conneX] dan edge data center yang akan mendorong pertumbuhan pendapatan dan laba Indointernet,” ujarnya dalam sesi paparan publik virtual, Senin (28/6/2021)

Dia menuturkan, saat ini emiten bersandi EDGE itu telah membangun ekosistem infrastruktur digital yang terintegrasi yang melibatkan penyedia layanan cloud global, perusahaan-perusahaan di sektor finansial, logistik, e-commerce, hingga korporasi.

Menurutnya, perseroan tengah fokus mengembangkan lini bisnis layanan yang terintegrasi HyperScale conneX dengan menyediakan layanan multi konektivitas dengan menghubungkan koneksi internet ke berbagai platform digital seperti data center dan multi cloud global.

Di sisi lain, perseroan juga menggenjot lini bisnis edge data center miliknya, yang mana per awal tahun ini EDGE melalui anak usahanya PT Ekagrata Data Gemilang, telah mengoperasikan EDGE Data Center 1 dengan kapasitas IT Load 6 Megawatt (MW).

“Kita sudah secure kontrak 35 persen [dari total kapasitas data center]. Ke depan, sampai akhir 2022 ini, kita perkirakan bisa secure kontrak sampai 75 persen dari data center pertama ini,” tambah Karla.

Selain menggenjot okupansi data center pertama, EDGE juga tengah membangun data center kedua yang saat ini mulai memasuki fase 3 yakni desain. Karla menyebut proses konstruksi EDGE Data Center 2 bisa dimulai pada awal 2022 mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Utama EDGE Toto Sugiri mengaku dirinya optimistis pendapatan dari segmen bisnis Edge Data Center perseroan dapat menjadi kontributor utama pendapatan EDGE di masa mendatang.

“Tahun sebelumnya baru sekitar 6 persen, tapi untuk jangka panjang, data center kami perkirakan dapat berkontribusi lebih dari 50 persen. Memang butuh waktu secara bertahap [...] tahun ini mulai menambah klien yang sudah aktif billingnya, tahun depan akan lebih signifikan growth-nya,” tutur Toto.

Komisaris EDGE Djarot Subiantoro menambahkan, saat ini memang semakin banyak perusahaan yang melirik bisnis data center di Indonesia, tetapi mayoritas masuk ke segmen hyperscale data center atau server farm dan belum banyak yang berfokus pada segmen Edge Data Center.

“Sementara pertumbuhan data center terdiri dari 2, server farm dan edge. Nah Indonet fokus dan mengembangkan diri di edge,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten data center DCI Indonesia Indointernet
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top