Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pacu Bisnis Media dan Keuangan, MNC Investama (BHIT) Anggarkan Capex Rp1,14 Triliun

Gapex Grup MNC sebesar US$80 juta dialokasikan ke dua sektor bisnis Grup MNC Grup yaitu Media dan Keuangan.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 15 Juni 2021  |  23:19 WIB
Pacu Bisnis Media dan Keuangan, MNC Investama (BHIT) Anggarkan Capex Rp1,14 Triliun
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menerima kunjungan CEO Marubeni Kansai San beserta jajarannya di MNC Center, Kamis (27/5/2021). - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan investasi milik Grup MNC, PT MNC Investama Tbk. (BHIT) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$80 juta.

Angka capex tersebut setara dengan Rp1,14 triliun jika dikonversikan dengan estimasi nilai tukar rupiah Rp14.200 per dolar AS.

Direktur Utama MNC Investama Darma Putra dalam acara paparan publik, Selasa (15/6/2021) menyebutkan capex tersebut dibagikan ke dua sektor bisnis Grup MNC yaitu media dan keuangan.

Sektor media MNC yang terdiri dari PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) dan PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV) dengan anggaran sebanyak US$60 juta.

Sebagian anggaran itu disebutkan Darma digunakan untuk bekerja sama dengan provider internet atau infrastruktur yang sudah ada untuk menyalurkan konten-konten milik media MNC, sehingga capex tidak akan banyak dihabiskan untuk membangun infrastruktur.

Perseroan ungkapnya lebih memilih untuk menyewa infrastruktur yang sudah ada. Darma menyebutkan salah satu strategi IPTV berekspansi adalah bekerja sama dengan perusahaan seperti Icon+, Fiberstar, dan juga Moratelindo yang memungkinkan perseroan untuk menyewa akses kapasitas jaringan.

Kemudian perseroan di sektor media juga berencana melakukan akuisisi maupun bekerja sama dengan local cable operator (LCO) atau operator tv kabel lokal.

Darma menyebutkan rencananya tahun ini perseroan akan mengakuisisi 3 LCO. Sebelumnya, pada 2020 perseroan sudah mulai mengakuisisi 1 LCO yang berada di Batam, Kepulauan Riau.

Untuk layanan keuangan BHIT menganggarkan capex dalam kisaran US$20 juta yang bertujuan meningkatkan kapabilitas dari bisnis digital di sektor layanan finansial BHIT.

Grup MNC pun saat ini sedang gencar melakukan digitalisasi layanan keuangannya yang dikenal dengan nama Motion Banking yang rencananya akan mengembangkan beberapa layanan salah satunya platform pinjaman mobile yaitu Motion Credit.

Capex yang akan kami anggarkan sekitar US$60 juta, itu dua-duanya untuk MNCN maupun MVN. Sedangkan untuk financial services kita anggarkan sekitar US$20 jutaan untuk meningkatkan kapabilitas dari digital business kita di financial services,” papar Darma pada acara paparan publik yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (15/6/2021).

MNC Investama merupakan perusahaan investasi di empat kunci investasi yang terdiri dari MNC Media, Layanan Keuangan MNC, MNC Land, dan juga e-commerce. Pendapatan bersih terbesar BHIT berasal dari sektor media yaitu sebesar 77,85 persen atau Rp11,52 triliun pada tahun 2020.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2020, BHIT juga membukukan pendapatan dari sektor lembaga keuangannya sebanyak Rp2,6 triliun, selanjutnya Rp676,41 miliar untuk pendapatan lainnya, sehingga mencatatkan total pendapatan bersih sebanyak Rp14,80 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hary tanoe mnc Kinerja Emiten mnc investama
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top