Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Holding Hotel BUMN Makin Dekat, Inbreng 11 Hotel Diteken

Pembentukan Holding Hotel yang merupakan langkah untuk mengoptimalkan dan meningkatkan nilai hotel-hotel BUMN, hari ini memasuki tahapan dan tonggak baru.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 13 Juni 2021  |  19:18 WIB
Komisaris Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kartika Wirjoatmodjo - bri.co.id
Komisaris Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kartika Wirjoatmodjo - bri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Rencana pembentukan Holding Hotel BUMN sudah memasuki babak baru.

Lewat siaran pers Minggu (13/6/2021), Manajemen PT Hotel Indonesia Natour Persero mengumumkan telah dilaksanakan penandatanganan conditional sales and purchase agreement (CSPA) Transaksi Holding Hotel BUMn dan sales and purchase agreement Transaksi Jual Beli Saham Hotel Indonesia Group di Nusa Dua Bali, Jumat (11/6/2021).

Penandatangan disaksikan oleh Wakil Menteri II Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo. Secara detail, transaksi Holding Hotel BUMN merupakan proses inbreng 11 hotel milik PT Hotel Indonesia Natour, 9 hotel PT Pegadaian (Persero), dan 1 hotel PT Aerowisata kepada PT Wika Realty.

Selanjutnya, transaksi pembelian saham PT Patra Jasa yang ada di PT Hotel Indonesia Group oleh PT Wika Realty. Dengan demikian, Hotel Indonesia Group memiliki pemegang saham baru yaitu PT Hotel Indonesia Natour sebesar 51 persen dan  Wika Realty sebesar 49 persen. 

"Pembentukan Holding Hotel yang merupakan langkah untuk mengoptimalkan dan meningkatkan nilai hotel-hotel BUMN, hari ini memasuki tahapan dan tonggak baru. Konsolidasi bisnis hotel-hotel BUMN dilaksanakan sejalan dengan upaya menjadikan BUMN sebagai institusi  bisnis yang kompetitif sekaligus mengatur lini bisnis hotel BUMN sehingga BUMN induk yang sebelumnya membawahi anak-anak usaha hotel dapat  fokus menjalankan bisnis intinya,” ujar Tiko.

Lebih lanjut, Tiko menjelaskan bahwa pembentukan holding hotel merupakan upaya efisiensi dan menjadikan BUMN sebagai global player yang berperan penting dalam mendukung industri kepariwisataaan dan kegiatan perekonomian Indonesia pada umumnya.

Pada akhirnya, BUMN melalui Hotel Indonesia Group akan menjadi operator hotel terbesar ketiga di Indonesia dengan mengelola lebih dari 100 unit hotel milik BUMN. Sebelum sampai ke tahap ini, Hotel Indonesia Group pada April 2021 telah melaksanakan rebranding.

Adapun,dilaksanakan pergantian nama hotel BUMN secara menyeluruh dan hotel BUMN ke depan akan memiliki tiga brand yakni Khas hotel untuk kelompok hotel bintang 3 atau budget hotel, Truntum - untuk hotel bintang 4; dan Meru untuk brand bintang 5, yang salah satunya Hotel Merusaka - Nusa Dua.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel BUMN merger erick thohir kartika wirjoatmodjo
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top