Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham ZBRA yang Dibeli Rudy Tanoe Menuai Sengketa, Ini Kata Pengamat

Sengketa hukum yang terjadi antara pemegang saham ZBRA dengan Borneo yang belum menemui jalan keluarnya akan memberikan dampak terhadap aksi korporasi ZBRA.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 07 Juni 2021  |  17:17 WIB
Manajemen PT Trinity Healthcare (THC) dan PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) menyampaikan strategi bisnis ke depan.  - Ika Fatma/Bisnis.
Manajemen PT Trinity Healthcare (THC) dan PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) menyampaikan strategi bisnis ke depan. - Ika Fatma/Bisnis.

Bisnis.com, JAKARTA - Penjualan saham PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) oleh pengendali saham PT Infiniti Wahana (IW) kepada PT Trinity Healthcare (THC) ternyata menyisakan masalah bagi pemegang saham ZBRA yang lain.

PT Borneo Nusantara Kapital yang juga pemegang saham ZBRA merasa dirugikan atas apa yang dilakukan Infiniti Wahana.

Praktisi pasar modal Kuntho P. menilai etika dalam berbisnis, seperti jujur, terbuka dan kehati-hatian harus diperhatikan agar tidak memberikan dampak atau moral hazard yang merugikan orang lain.

Hal ini disampaikan menyikapi kasus pembatalan transaksi jual beli saham secara sepihak yang dilakukan IW sebagai pengendali saham ZBRA kepada Borneo Nusantara Kapital.

"Apa yang telah dilakukan Infiniti Wahana dengan membatalkan transaksi beli saham kepada Borneo Nusantara Kapital secara sepihak merupakan sebuah pelanggaran dan tidak menunjukkan etika bisnis yang baik," katanya dalam keterangan resmi dikutip Senin (7/6/2021).

Menurut dia, Infiniti sangat merugikan Borneo Nusantara Kapital, di saat transaksi jual beli saham sedang berlangsung, kemudian memutuskan secara sepihak tanpa ada kompensasi yang diberikan, termasuk kesepakatan batal antara kedua belah pihak.

Dia melajutkan, sikap yang dilakukan Infiniti jelas melecehkan bagi Borneo Nusantara Kapital dan hal ini akan menjadi preseden bila tidak diberikan sanksi tegas oleh otoritas pasar modal.

Selain itu, lanjut Kuntho, apa yang dilakukan Infiniti dinilai menjadi contoh buruk bagi industri keuangan di pasar modal dan tentunya akan membuat sikap semena-mena terhadap investor ritel lainnya.

Menurut Kuntho sesuai dengan peraturan, ketika pemegang saham pengendali akan melepas saham, maka mereka harus terlebih dahulu menawarkan kepada pemegang saham lainnya sebelum dibuka keluar. Bukan sebaliknya.

Hal inilah yang telah dilakukan Infiniti Wahana ketika transaksi jual beli saham dengan Borneo Nusantara Capital berlangsung dan terikat. Pihak Infiniti dinilai membatalkan jual beli dan lebih memilih menjual saham kepada PT Trinity Healthcare (THC) yang merupakan perusahaan milik Rudy Tanoe.

Kuntho melihat sengketa hukum yang terjadi antara pemegang saham ZBRA dengan Borneo yang belum menemui jalan keluarnya akan memberikan dampak terhadap aksi korporasi ZBRA. Adapun, ZBRA baru-baru ini mengumumkan bakal menggelar rights issue.

”Bisa jadi Rudy Tanoe yang baru masuk sebagai pemegang saham ZBRA akan menunda eksekusi rights issue sambil ada kepastian hukum atau harganya bisa anjlok,” ungkapnya.

Berdasarkan surat Infiniti Wahana yang Bisnis terima, Kamis (10/06/2021), pernyataan Borneo Nusantara Capital tidaklah benar. Perjanjian jual beli saham ZBRA dengan Infiniti Wahana dan Borneo sudah batal dan tindaklanjut atas pembatalan jual beli tersebut, telah dilakukan pengembalian saham dan uang muka. Namun masih terdapat sisa saham dan uang muka yang belum dikembalikan.

Infiniti Wahana menyatakan telah meminta dan menyurati Borneo untuk melakukan pengembalian atas sisa saham ZBRA yang masih dikuasainya, namun tidak ada itikad baik dari Borneo untuk mengembalikan sisa saham tersebut kepada Infiniti Wahana. Borneo malah menjual saham tersebut kepada pihak lain tanpa sepengetahuan dari Infiniti Wahana.

Karena tidak ada itikad baik dari pihak Borneo, Infiniti Wahana telah menempuh upaya hukum dengan melakukan pelaporan di kepolisian dengan laporan Polisi No. Pol: LP/537/III/2021/RSJ, tanggal 25 Maret 2021.

Catatan redaksi:

Artikel ini mengalami perubahan di badan berita pada alinea ketigabelas, di mana ada tambahan informasi bahwa pihak Infiniti keberatan dengan pernyataan sepihak Borneo. Pihak Infiniti Wahana telah meminta dan menyurati Borneo untuk melakukan pengembalian atas sisa saham ZBRA yang masih dikuasainya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rudy tanoesoedibjo zebra nusantara
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top