Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anthoni Salim Masuk, Saham & Laba DCI Indonesia (DCII) Melejit

Laba bersih tahun berjalan DCII membukukan peningkatan signifikan 54,59 persen yakni dari Rp31,08 miliar pada kuartal I/2020 menjadi Rp48,05 miliar pada kuartal I/2021.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 07 Juni 2021  |  13:42 WIB
Perusahaan data center, PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) meresmikan gedung data center keempat (JK5) di area data center campus yang berlokasi di Cibitung, Kamis (27/5 - 2021).
Perusahaan data center, PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) meresmikan gedung data center keempat (JK5) di area data center campus yang berlokasi di Cibitung, Kamis (27/5 - 2021).

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten penyedia layanan data center PT DCI Indonesia Tbk. mencetak kenaikan laba sepanjang kuartal I/2021 sebesar 54,59 persen secara year on year (yoy).

Berdasarkan laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, emiten bersandi DCII ini membukukan pendapatan Rp171,50 miliar sepanjang kuartal I/2021, naik 24,57 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp137,68 miliar.

Pos pendapatan utama DCII berasal dari bisnis colocation yang menyumbang pendapatan sebesar Rp161,74 miliar, sedangkan sisanya dari pendapatan lain-lain sebesar Rp9,76 miliar.

Dari pos beban, juga tercatat naik dari Rp62,55 miliar pada kuartal I/2020 menjadi Rp76,09 miliar pada kuartal I/2021, atau meningkat 21,63 persen.

Meskipun demikian, secara keseluruhan laba bersih tahun berjalan DCII membukukan peningkatan signifikan 54,59 persen yakni dari Rp31,08 miliar pada tahun lalu menjadi Rp48,05 miliar.

Laba per saham pun naik dari Rp15 per saham menjadi Rp20 per saham, per kuartal I/2021.

Sementara itu, dari pos kewajiban liabilitas DCII terpantau naik tipis 2,43 persen, dari Rp1,67 triliun per akhir Desember 2020 menjadi Rp1,71 triliun per 31 Maret 2021. Terdiri atas liabilitas jangka pendek Rp509,60 miliar dan liabilitas jangka panjanG Rp1,20 triliun.

Kemudian dari pos aset juga ada kenaikan 6,47 persen, dari Rp2,43 triliun pada akhir tahun lalu menjadi Rp2,59 triliun pada akhir kuartal I tahun ini. Aset perseroan terdiri atas aset lancar Rp279,65 miliar dan aset tidak lancar Rp2,31 triliun.

Berdasarkan data Bloomberg, hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini, Senin (7/6/2021) saham DCII telah menguat sebanyak 20 persen ke level Rp28.500, sedangkan selama sepekan harga saham DCII telah meroket 148,37 persen.  


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anthoni salim data center DCI Indonesia
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top