Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investasi ke Perusahaan Teknologi, Alfamart Rancang Rights Issue

Emiten dengan kode saham AMRT ini berencana menerbitkan hingga 5 miliar saham baru pada aksi rights issue.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 04 Mei 2021  |  11:30 WIB
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) memperluas ekspansi bisnisnya dengan meresmikan gerai ke/1.000 di Filipina.
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) memperluas ekspansi bisnisnya dengan meresmikan gerai ke/1.000 di Filipina.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten peritel eceran dan waralaba, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. akan melakukan penambahan modal lewat Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Manajemen Alfamart menyebut dana dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk investasi ke perusahaan teknologi dalam rangka mendukung kegiatan usaha utama dan/atau belanja modal untuk pengembangan kegiatan usaha baru.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, emiten dengan kode saham AMRT ini berencana menerbitkan HMETD sebanyak-banyaknya 5 miliar saham dengan nominal Rp10.

Periode pelaksanaan HMETD disebut tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan dilakukan pada 6 Mei 2021.

“Pemegang saham perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk memesan saham baru dalam penambahan modal dengan HMETD akan terdilusi sebesar maksimum 10,75 persen,” tulis manajemen AMRT, Selasa (4/5/2021).

Dana yang diperoleh dari HMETD ini rencananya akan digunakan AMRT untuk melakukan investasi ke perusahaan lain atau penyertaan saham ke perusahaan yang bergerak di bidang berbasis teknologi yang dapat bersinergi secara strategis dengan perseroan.

Hal itu dilakukan untuk mendukung kegiatan utama pengelola Alfamart ini dan/atau belanja modal terkait dengan pengembangan kegiatan usaha perseroan.

Dalam kesempatan terpisah, AMRT juga mengumumkan bakal menambah kegiatan usaha berupa restoran dan kafe yang menjual dan menyajikan makanan-minuman untuk umum di tempat usahanya. Hingga 31 Desember 2020 perseroan memiliki gerai Alfamart sejumlah 15.434 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Gerai ini akan diberi nama “Alfa X” yang dilengkapi pojok kopi “Bean Spot. Saat ini, kedua kegiatan usaha tersebut bukan merupakan salah satu dari bidang usaha AMRT.

Adapun, penambahan bidang usaha ini disebut bakal meningkatkan pendapatan AMRT sebesar 0,5 persen dan laba kotor sebesar 1 persen.

“Analisa dampak keuangan ini, menggunakan asumsi proyeksi pada tahun ketiga operasional Alfa X dan Bean Spot, di mana pada saat tahun ketiga kedua bisnis ini sudah menghasilkan keuntungan,” tulis manajemen AMRT

Di lantai bursa, saham AMRT melemah 0,53 persen menjadi Rp930 pada pukul 11.13 WIB, Selasa (4/5/2021). Kapitalisasi pasar tercatat Rp38,62 triliun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alfamart rights issue
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top