Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Produsen Tolak Angin (SIDO) Kuartal I/2021 Tumbuh Dua Digit

Laba operasi dan laba bersih emiten bersandi SIDO ini bertumbuh 16 persen menjadi Rp332 miliar dan Rp269 miliar pada kuartal I/2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 26 April 2021  |  12:59 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) disaksikan Direktur PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, (SIDO) Irwan Hidayat (kedua kanan) dan seniman Sys NS (kiri), membubuhkan tanda tangan di atas kaca depan bajaj yang pernah membawanya sebelum acara syukuran di TIM, Jakarta, Minggu (24/8). Dua bajaj yang dibeli seharga Rp. 280 juta itu dipajang di Hotel Tentrem, Yogyakarta. - Antara/Saptono
Presiden Joko Widodo (kanan) disaksikan Direktur PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, (SIDO) Irwan Hidayat (kedua kanan) dan seniman Sys NS (kiri), membubuhkan tanda tangan di atas kaca depan bajaj yang pernah membawanya sebelum acara syukuran di TIM, Jakarta, Minggu (24/8). Dua bajaj yang dibeli seharga Rp. 280 juta itu dipajang di Hotel Tentrem, Yogyakarta. - Antara/Saptono

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen jamu dan Tolak Angin, PT Industri Jamu Sido Muncul Tbk. (SIDO) masih mencatatkan kinerja pertumbuhan solid pada kuartal I/2021 di tengah kondisi yang masih diliputi ketidakpastian akibat pandemi Covid-19.

Penjualan bersih tercatat mengalami kenaikan sebesar 9 persen atau menjadi Rp793 miliar dari periode yang sama tahun 2020. Baik penjualan domestik dan ekspor masing-masing mencatatkan pertumbuhan.

Direktur Sido Muncul Leonard menuturkan pertumbuhan didasari oleh permintaan yang kuat dari konsumen terutama untuk produk minuman kesehatan Sido Muncul. Segmen makanan dan minuman Sido Muncul mengalami kenaikan signifikan naik 30 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Perusahaan juga berhasil mempertahankan biaya-biaya produksi dan operasional melalui kebijakan cost effective management. Seiring dengan pertumbuhan penjualan dan pengeluaran biaya yang terkendali, profitabilitas mengalami peningkatan," ujarnya dalam siaran resmi, Senin (26/4/2021).

Laba operasi dan laba bersih emiten bersandi SIDO ini bertumbuh 16 persen menjadi Rp332 miliar dan Rp269 miliar pada kuartal I/2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Margin laba juga tercatat mengalami kenaikan baik pada laba operasi dan laba bersih perusahaan masing-masing sebesar 2,7 persen dan 2,2 persen.

"Selain kinerja keuangan yang solid, Sido Muncul juga masih mempertahankan kondisi keuangan yang sehat dengan posisi kas bersih tanpa adanya leverage," katanya.

Selain itu, perusahaan juga mendeklarasikan pembagian dividen dengan rasio payout sebesar 100 persen pada hasil RUPS Maret 2021.

Tahun 2021 ini, Sido Muncul menargetkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih masing-masing di atas 10 persen, dengan anggaran belanja modal sebesar Rp 180 miliar-Rp200 miliar yang dipakai belanja pemeliharaan dan penyelesaian perluasan fasilitas produksi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten emiten farmasi tolak angin sido muncul
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top