Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tempat Hiburan Malam, Lucy in the Sky, Siapkan Ekspansi Setelah Go Public

Lucy in the Sky berencana melepas hingga 337,50 juta saham baru atau setara dengan 32,61 persen kepemilikan setelah IPO.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 13 April 2021  |  16:22 WIB
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Pemilik dan pengelola Lucy in the Sky yaitu PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. bermaksud melakukan ekspansi bisnis setelah go public.

Dalam prospektus penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), Lucy in the Sky berencana melepas hingga 337,50 juta saham baru atau setara dengan 32,61 persen kepemilikan setelah IPO.

Harga penawaran awal ditetapkan pada kisaran Rp100 - Rp120 per saham. Dengan demikian, Lucy in the Sky berpotensi meraih dana segar sekitar Rp33,75 miliar - Rp40,50 miliar.

Dalam IPO ini, perseroan juga akan menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 236,250 juta waran yang menyertai saham baru atau sebanyak–banyaknya 33,87 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. 

“Sesuai prospektus, sekitar 60 persen dana hasil IPO akan digunakan perusahaan untuk membuka gerai baru, sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperluas dan memperkuat keberadaannya di pasar,” tulis manajemen Lucy in the Sky dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Selasa (13/4/2021).

Sementara sisa 40 persen dari dana IPO akan digunakan perseroan untuk belanja modal dan modal kerja untuk gerai yang sudah ada.

Adapun, perseroan berencana membuka 7 gerai baru dengan konsep yang lebih segar. 

Beberapa konsep itu a.l. Lucy in the Sky - Rooftop Garden, Lucy by The Beach, dan Park by Lucy in the Sky.

Untuk Lucy in the Sky - Rooftop Garden bakal disediakan tempat duduk outdoor dan semi outdoor dalam suasana Tropical Bohemian yang dapat membawa perasaan santai dan menyenangkan bagi setiap pengunjung.

Selanjutnya Lucy by The Beach bakal menghadirkan bar dan restoran yang semarak dan meriah dengan suasana Tropical Bohemian

“Angin sejuk dan pemandangan laut yang spektakuler dengan teras luar ruangan yang pasti membuat suasana santai dan menghibur bagi para tamu yang mengunjungi tempat ini,” tulis manajemen Lucy in the Sky.

Sedangkan Park by Lucy in the Sky akan mengusung konsep outdoor dan semi outdoor untuk berkumpulnya komunitas. Tempat tersebut diperkirakan bisa menjadi tempat yang menarik bagi pengunjung untuk makan dan bercengkrama di suasana taman yang indah. 

Adapun, Lucy in the Sky merupakan salah satu pelopor even malam atau nightlife event di ruang F&B yang terletak di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta Selatan.

Perusahaan disebut dikelola oleh tim manajemen yang memiliki keahlian, pengalaman dan rekam jejak yang baik di industri restoran, bar dan perhotelan. Lucy in the Sky merupakan bagian dari Syah Establishment, yang terkenal dengan hotel, kompleks perumahan, dan tempat lifestyle lainnya. 

Beberapa tempat yang dikelola oleh Syah Establishment lainnya a.l. Sofia at The Gunawarman, Csaba at The Gunawarman, The Gunawarman Hotel, Bloom at Hotel Monopoli, The Moon at Hotel Monopoli, The Room at Hotel Monopoli, dan Hotel Monopoli. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspansi bisnis initial public offering calon emiten Lima Dua Lima Tiga
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top