Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Raih Dana IPO, Fimperkasa (FIMP) Belanja Alat Berat

Direktur Utama Fimperkasa Utama Muhammad Mulky Thalib mengungkapan masuknya perseroan di pasar saham ini bisa menjadi pilihan strategis dalam perkembangan usaha perseroan.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 09 April 2021  |  09:35 WIB
PT Fimperkasa Utama Tbk. resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (9/4 - 2021) melalui aksi penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
PT Fimperkasa Utama Tbk. resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (9/4 - 2021) melalui aksi penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Bisnis.com, JAKARTA - Perseroan yang bergerak di bidang konstruksi PT Fimperkasa Utama Tbk. resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (9/4/2021) melalui aksi penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Perseroan menawarkan sejumlah 160.000.000 saham baru yang setara dengan 40 persen dari seluruh total modal disetor penuh setelah IPO. Dengan harga penawaran saham ditetapkan Rp125 per saham, sehingga perseroan akan meraup dana segar sebanyak Rp20 miliar.

Emiten yang menggunakan kode saham FIMP ini menjadi emiten ke-13 yang tercatat pada tahun 2021 ini. Kemudian bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek PT Wanteg Sekuritas.

Dalam seremoni pencatatan saham FIMP, Direktur Utama Fimperkasa Utama Muhammad Mulky Thalib mengungkapan masuknya perseroan di pasar saham ini bisa menjadi pilihan strategis dalam perkembangan usaha perseroan.

“Kami berharap dengan melakukan listing ini kami akan memberikan sebuah flexibility kepada usaha kami dan juga pilihan-pilihan dalam growth strategies kami. Kemudian tidak kalah penting yaitu memberikan positive contribution terhadap stakeholders, terhadap lingkungan, dan juga terhadap masyarakat di mana kami beroperasi,” ungkap Mulky dikutip Jumat (9/4/2021).

Berdasarkan catatan Bisnis, emiten baru tersebut akan menggunakan dana untuk modal kerja. Di mana sekitar 42,5 persen akan digunakan untuk modal kerja dan 40 persen akan digunakan untuk melakukan pembelian alat berat untuk menunjang kegiatan usaha please cut and fill.

Sementara sisanya, 17,5 persen diperuntukkan untuk pelunasan sebagian pokok pinjaman perseroan. Setelah IPO, FIMP memperkirakan perusahaan akan tumbuh 15 persen setiap tahunnya.

Untuk diketahui, Fimperkasa Utama merupakan perusahaan yang berfokus pada jasa proses design, persiapan lahan (cut and fill), dan juga proses konstruksi utama yang telah terbentuk sejak 1993. Beberapa proyek perseroan yaitu kontraktor utama dari Pabrik Produksi Mobil Timor di Cikampek, Jawa Barat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konstruksi ipo Fimperkasa
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top