Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kalbe (KLBF) Incar Pertumbuhan Laba pada 2021, Komitmen Bagi Dividen

Kalbe Farma mempertahankan rasio pembagian dividen pada rasio 45-55 persen, dengan tetap memperhatikan ketersediaan dana dan kebutuhan pendanaan internal.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 05 April 2021  |  14:59 WIB
Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. Vidjongtius dalam rapat umum pemegang saham 2019 di Jakarta, Senin (18/5/2020).  - Kalbe
Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. Vidjongtius dalam rapat umum pemegang saham 2019 di Jakarta, Senin (18/5/2020). - Kalbe

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten farmasi produsen obat dan suplemen PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) menargetkan pertumbuhan kinerja pada 2021. Perusahaan juga berkomitmen mempertahankan kebijakan pembagian dividen.

Direktur Utama Kalbe Farma Vidjongtius menjelaskan kondisi Covid-19 masih akan menggelayuti kinerja perseroan pada 2021 ini, sehingga target pertumbuhan pun dipatok secara moderat.

"Melihat kondisi pandemi Covid-19 yang akan terus berlanjut hingga akhir tahun, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan bersih setahun penuh 2021 sebesar 5-6 persen dengan proyeksi pertumbuhan laba bersih sekitar 5-6 persen," jelasnya, Minggu (4/4/2021)

Perseroan mempertahankan anggaran belanja modal sebesar Rp1 triliun yang akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi.

Selain itu, Kalbe juga mempertahankan rasio pembagian dividen pada rasio 45-55 persen, dengan tetap memperhatikan ketersediaan dana dan kebutuhan pendanaan internal.

Optimisme perseroan terhadap pertumbuhan mendorong perseroan untuk terus konsisten melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan. Melalui sinergi ABG (Academics, Business and Government), perseroan terus berkolaborasi untuk menghasilkan produk dan layanan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat (product downstream) dan mampu memberikan kontribusi bagi kinerja Kalbe..

Di sisi lain, emiten bersandi KLBF ini membuka kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam bentuk usaha patungan, akuisisi, maupun bentuk kerja sama bisnis lainnya.

Kalbe memiliki empat divisi utama yang mengelola portofolio merek yang luas dan kuat; Divisi Obat Resep, Divisi Kesehatan Konsumen yang terdiri dari obat bebas, serta produk minuman suplemen dan siap minum, Divisi Nutrisi, dan Divisi Distribusi & Logistik.

Kalbe saat ini menaungi 41 anak perusahaan dan 15 fasilitas produksi berstandar internasional, mempekerjakan sekitar 16.000 karyawan dan memiliki 76 cabang distribusi dan logistik di seluruh Indonesia.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2021, Rabu (31/3/2021), emiten bersandi KLBF ini mendapatkan penjualan neto sebesar Rp23,11 triliun meningkat tipis 2,12 persen dari periode 2019 yang sebesar Rp22,63 triliun.

Dari sisi beban pokok penjualan tercatat sedikit peningkatan menjadi sebesar Rp12,86 triliun sedikit meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp12,39 triliun.

Beban penjualan sedikit menyusut menjadi Rp5,01 triliun, dengan sedikit peningkatan pada beban umum dan administrasi menjadi sebesar Rp1,39 triliun, serta beban operasi lainnya yang meningkat menjadi Rp156,08 miliar.

Walhasil, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat menjadi Rp2,73 triliun naik 9,05 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,5 triliun.

Dengan demikian, laba per lembar saham dasar atau earning per share perseroan pada tahun buku 2020 menjadi sebesar Rp58,31, lebih tinggi dari tahun 2019 yang sebesar Rp53,48.

Sementara itu, total aset Kalbe hingga 31 Desember 2020 mencapai Rp22,56 triliun, meningkat 11,35 persen atau Rp2,3 triliun dari posisi 2019 yang sebesar Rp22,26 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen Kinerja Emiten kalbe farma
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top