Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Puradelta (DMAS) Stabil Saat Pandemi, Laba Tumbuh pada 2020

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami pertumbuhan 0,95 persen secara tahunan menjadi Rp1,34 triliun dari sebelumnya Rp1,33 triliun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  13:52 WIB
Kota Deltamas, proyek  PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS).
Kota Deltamas, proyek PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS).

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten properti dan lahan industri PT Puradelta Lestari Tbk. membukukan kinerja yang stabil walaupun sektor properti terhantam pandemi pada 2020.

Berdasarkan laporan tahunan 2020, emiten dengan kode DMAS ini membukukan pendapatan senilai Rp2,62 triliun.

Realisasi itu turun tipis 0,79 persen dibandingkan perolehan pada tahun sebelumnya Rp2,65 triliun.

Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami pertumbuhan 0,95 persen secara tahunan menjadi Rp1,34 triliun dari sebelumnya Rp1,33 triliun.

Dari pos aset, jumlah aset DMAS turun 11,35 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp6,75 triliun pada akhir 2020. Pada saat ekuitas turun 27,42 persen menjadi Rp5,52 triliun, liabilitas perseroan naik 9,18 persen menjadi Rp1,22 triliun.

DMAS membukukan arus kas bersih dari aktivitas operasi senilai Rp2,89 triliun pada akhir 2020 naik dari sebelumnya Rp1,94 triliun.

Sebelumnya, pengembang Kota Deltamas ini melaporkan pendapatan prapenjualan atau marketing sales senilai Rp2,39 triliun di sepanjang 2020.

Realisasi tersebut lebih tinggi 19,5 persen dibandingkan target tanpa revisi yang ditetapkan perseroan senilai Rp2 triliun.

Direktur Puradelta Lestari Tondy Suwanto mengatakan marketing sales yang di atas target itu terutama ditopang oleh penjualan lahan industri seluas 119,5 hektare.

“Permintaan akan lahan industri di kawasan industri kami, Greenland International Industrial Center (GIIC), cukup tinggi sejak awal 2020 dan perseroan berupaya memaksimalkan peluang tersebut, walaupun di tengah situasi pandemi,” kata Tondy dalam keterangan resmi.

Tondy memperkirakan permintaan lahan industri ke depannya masih akan berasal dari sektor otomotif dan turunannya serta pusat data. Hal itu seiring dengan perkembangan terkini dari sisi pengembangan kendaraan bermotor serta kemajuan industri digital.

Dengan kehadiran perusahaan dari berbagai industri tersebut, DMAS optimistis nilai kawasan modern terpadu Kota Deltamas akan semakin meningkat.

Seiring dengan perkembangan tersebut, Tondy mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan kawasan hunian dan komersial di Kota Deltamas. Di kawasan tersebut nantinya juga akan dipasangkan fasilitas terbaik bagi pekerja, penghuni, maupun pengunjung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten puradelta lestari
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top